
Trump ancam naikkan tarif barang India, New Delhi akan ambil tindakan yang diperlukan

Foto yang diabadikan pada 22 Juni 2022 ini menunjukkan Gedung Putih dan rambu tanda berhenti di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Trump mengumumkan tarif resiprokal sebesar 26 persen untuk barang-barang India sebagai tambahan dari tarif dasar 10 persen, tetapi dia kemudian menghentikan pemberlakuan tarif tersebut.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (4/8) mengancam akan "secara substansial" menaikkan tarif atas barang-barang yang diimpor dari India dengan alasan bahwa India membeli dan menjual kembali minyak Rusia."India tidak hanya membeli Minyak Rusia dalam jumlah besar, mereka juga, untuk sebagian besar Minyak yang dibeli, menjualnya di Pasar Terbuka untuk mendapatkan keuntungan besar," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.Barang-barang India yang diimpor ke AS akan dikenakan tarif 25 persen mulai 7 Agustus, menurut sebuah perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Trump pada 31 Juli.Selain tarif 25 persen, Trump sebelumnya mengatakan bahwa dia akan memberlakukan sanksi untuk pembelian minyak Rusia oleh India, tanpa menjelaskan lebih lanjut.Pada awal April, Trump mengumumkan tarif resiprokal sebesar 26 persen untuk barang-barang India sebagai tambahan dari tarif dasar 10 persen, tetapi dia kemudian menghentikan pemberlakuan tarif tersebut.Merespons ancaman baru Trump, Kementerian Luar Negeri India dalam sebuah pernyataan mengatakan "penargetan India itu tidak dapat dibenarkan dan tidak masuk akal," dan bahwa impor minyak India dimaksudkan untuk "memastikan biaya energi yang terprediksi dan terjangkau" bagi konsumen India."Seperti halnya negara-negara besar lainnya, India akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan nasional dan keamanan ekonominya," menurut pernyataan di laman situs kementerian itu.Defisit perdagangan barang AS dengan India mencapai 45,8 miliar dolar AS pada 2024, naik 5,9 persen dibandingkan pada 2023, menurut Kantor Perwakilan Dagang AS.*1 dolar AS = 16.377 rupiahBanyak negara telah menyuarakan penentangan yang kuat terhadap langkah-langkah tarif AS baru-baru ini.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,01 persen pada triwulan I 2022
Indonesia
•
09 May 2022

Konsumsi listrik di China pada semester pertama 2022 capai 4,1 triliun kilowatt/jam
Indonesia
•
04 Aug 2022

Demokrat California khawatir pembatasan lanjutan terhadap China "bunuh" perusahaan teknologi AS
Indonesia
•
18 Aug 2024

Biden umumkan rencana anggaran untuk tahun fiskal 2024
Indonesia
•
10 Mar 2023


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
