Ratusan orang protes kunjungan Trump ke Skotlandia di tengah keamanan ketat

Foto dokumentasi ini menunjukkan para staf keamanan sedang mengawal Donald Trump, yang saat itu adalah kandidat Presiden AS, untuk meninggalkan situs kompanye Butler, Pennsylvania usai mengalami percobaan pembunuhan pada 13 Juli 2024. (Xinhua)
Trump ke Skotlandia yang dijadwalkan berlangsung dari 25 hingga 29 Juli terjadi di tengah skandal politik atas hubungannya dengan Jeffrey Epstein.
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Ratusan orang turun ke jalan di Aberdeen dan Edinburgh pada Sabtu (26/7) untuk memprotes kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang berada di Skotlandia untuk melakukan kunjungan selama lima hari.Kehadiran polisi dalam jumlah besar ditempatkan di luar resor Trump Turnberry di South Ayrshire, sementara otoritas setempat bersiap menghadapi berbagai potensi risiko, termasuk ancaman terkait terorisme. Sky News melaporkan kepolisian Skotlandia telah meminta dukungan dari wilayah lain di Inggris untuk meningkatkan keamanan.Asisten Kepala Polisi Emma Bond mengatakan bahwa "bukan hal yang tepat" apabila mengabaikan upaya pembunuhan Trump tahun lalu saat merencanakan pengamanan kunjungan tersebut. Dia menggambarkan operasi tersebut sebagai salah satu tugas paling rumit dan menantang yang pernah dilakukan kepolisian Skotlandia selama bertahun-tahun, dengan biaya yang diperkirakan "sangat besar."Sebuah kelompok bernama ‘UK Stop Trump Coalition’ mengunggah sejumlah video di TikTok pada Sabtu, dengan salah satu klipnya bernarasikan "Aberdeen dipenuhi pengunjuk rasa yang menentang kunjungan golf Donald Trump".Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan ‘FELON 47 NOT WELCOME HERE’, yang merujuk pada hukuman pidana Trump, dan memajang foto Trump bersama Jeffrey Epstein.Ratusan demonstran berkumpul di dekat patung William Wallace di pusat kota Aberdeen, yang dihadiri oleh sejumlah pembicara termasuk salah satu pemimpin Partai Hijau Skotlandia Patrick Harvie, aktivis iklim, dan pejuang hak-hak minoritas, menurut stasiun televisi lokal, STV News. Demonstran juga menyuarakan keprihatinan mereka atas krisis kemanusiaan di Gaza.Kirsty Haigh, anggota aliansi Scotland Against Trump, mengatakan kepada media lokal bahwa pengunjuk rasa dari seluruh Inggris bersatu untuk menentang Trump dan apa yang disebutnya "politik perpecahan" presiden AS itu. Dia mengkritik Trump karena menggunakan Skotlandia sebagai tempat untuk "membersihkan citranya."Kunjungan lima hari Trump ke Skotlandia dijadwalkan berlangsung dari 25 hingga 29 Juli. Dia diperkirakan akan menghabiskan waktu di resor Trump Turnberry di South Ayrshire dan Trump International Scotland di Aberdeenshire. Selama kunjungannya, dia juga akan menggelar pertemuan informal dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dan Kepala Pemerintahan Skotlandia John Swinney.CNN melaporkan bahwa lawatan Trump ke Skotlandia terjadi di tengah skandal politik atas hubungannya dengan Jeffrey Epstein, seraya menggambarkan kunjungan tersebut sebagai pelarian "yang sarat golf" dari ketegangan politik di Washington.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

PBB luncurkan dokumen kebijakan baru untuk lawan dan atasi ujaran kebencian daring
Indonesia
•
07 Jul 2023

Kabul bantah klaim Washington terkait dugaan kekuatan ISIS di Afghanistan
Indonesia
•
27 Mar 2023

Sedikitnya 13 orang termasuk pelaku serangan tewas dalam ledakan hotel di Somalia
Indonesia
•
25 Oct 2022

Korps Pengawal Revolusi Iran bersumpah balas dendam terhadap Charlie Hebdo atas kartun Khamenei
Indonesia
•
12 Jan 2023
Berita Terbaru

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel perdalam kendali atas Tepi Barat dengan perluas permukiman ilegal
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel langgar terus gencatan senjata di Gaza, Mesir desak pasukan internasional pantau
Indonesia
•
09 Feb 2026

Pemilu Jepang kacau! Pengacara gugat hasil perhitungan suara
Indonesia
•
09 Feb 2026
