
Trump ancam terapkan tarif bagi negara yang tak dukung rencananya dapatkan Greenland

Foto yang diabadikan pada 11 Maret 2025 ini menunjukkan poster-poster kandidat pemilihan anggota parlemen Greenland di Aasiaat, Greenland, sebuah wilayah di Denmark yang berpemerintahan mandiri (otonomi). (Xinhua/Zhang Quanwei)
AS dapat memberlakukan tarif terhadap negara-negara yang tidak mendukung rencana Trump "mendapatkan" Greenland.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (16/1) mengatakan dirinya dapat memberlakukan tarif terhadap negara-negara yang tidak mendukung rencananya agar AS "mendapatkan" Greenland.
"Saya mungkin akan mengenakan tarif terhadap negara-negara jika mereka tidak mendukung (rencana) Greenland, karena kami membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional," kata Trump dalam sebuah acara di Gedung Putih, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Greenland merupakan wilayah yang memiliki pemerintahan sendiri di dalam Kerajaan Denmark, dengan Kopenhagen memegang kendali atas urusan pertahanan dan kebijakan luar negeri. AS memiliki pangkalan militer di pulau itu. Sejak kembali menjabat presiden pada 2025, Trump telah berulang kali menyatakan keinginan kuatnya untuk "mendapatkan" Greenland dengan cara apa pun.
"Perbedaan pandangan mendasar" terkait masa depan Greenland masih berlanjut menyusul pertemuan para pejabat tinggi AS, Denmark, dan Greenland pada Rabu (14/1).
Wakil Presiden AS JD Vance dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bertemu dengan Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen serta Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt di Gedung Putih.
Selain kebijakan tarif berskala luas yang diumumkan pada 2025, pemerintahan Trump juga telah memperluas penggunaan atau mengancam akan menggunakan tarif untuk membatasi masuknya fentanil, dalam sanksi terhadap Iran, sengketa terkait hak air dengan Meksiko, serta sejumlah area nonkonvensional lainnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Taiwan menuju kepemimpinan baru
Indonesia
•
09 Jan 2020

Jaksa: Tersangka penembakan Paris ungkapkan “kebencian terhadap orang asing”
Indonesia
•
26 Dec 2022

COVID-19 – Inggris batasi perjalanan bagi yang tolak dosis ‘booster’
Indonesia
•
08 Nov 2021

UEA: Serangan udara Israel yang terus berlanjut akan timbulkan ketidakstabilan lebih luas di Gaza
Indonesia
•
19 Mar 2025


Berita Terbaru

Laporan NYT sebut Iran sebar ranjau di Selat Hormuz, Teheran bantah
Indonesia
•
13 Mar 2026

Kanada akan bangun angkatan bersenjata di Arktik
Indonesia
•
13 Mar 2026

Lebanon sebut korban tewas akibat serangan Israel capai 773 jiwa sejak 2 Maret, termasuk 103 anak-anak
Indonesia
•
14 Mar 2026

Korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon naik jadi 634 jiwa, pengungsi capai 816.000 orang
Indonesia
•
12 Mar 2026
