
Trauma masih dirasakan warga Afghanistan sejak penarikan pasukan AS setahun lalu

Foto yang diabadikan pada 6 Mei 2021 ini menunjukkan kerabat para korban yang tewas di tangan tentara Amerika Serikat di Distrik Shinwar, Provinsi Nangarhar, Afghanistan. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Selama dua dekade terakhir, operasi militer yang dipimpin AS di Afghanistan telah menyebabkan lebih dari 30.000 kematian warga sipil dan mengakibatkan 11 juta orang menjadi pengungsi.
Jakarta (Indonesia Window) – Satu tahun telah berlalu sejak gelombang terakhir pasukan Amerika Serikat (AS) meninggalkan Afghanistan pada 30 Agustus 2021 tengah malam waktu setempat, namun trauma akibat proses penarikan militer yang kacau dan mematikan tersebut masih menghantui warga Afghanistan.Selama proses evakuasi, ribuan warga Afghanistan, terutama mereka yang pernah bekerja untuk tentara dan perusahaan AS, membanjiri bandara untuk meninggalkan negara itu. Dua warga Afghanistan bahkan mengikatkan tubuh mereka ke bagian dari pesawat militer AS, kemudian jatuh dan tewas setelah pesawat itu lepas landas."Itu adalah perlakuan yang tidak manusiawi dan tidak bermoral," ujar Nisar Ahmad, yang menyaksikan tragedi di bandara itu setahun lalu.Penembakan juga terjadi selama proses penarikan pasukan tersebut. "Saya mendengar dan menyaksikan di televisi bahwa tentara Amerika juga melakukan penembakan," ujar warga Kabul bernama Aqal Khan sambil terisak-isak saat mengingat momen ketika pasukan AS menembaki warga sipil usai serangan teroris di bandara itu tahun lalu.
Emal Hamedi, seorang penyintas dari serangan drone Amerika Serikat, terlihat di sebuah lokasi serangan di Kabul, ibu kota Afghanistan, pada 18 September 2021. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Foto yang diabadikan pada 18 September 2021 ini menunjukkan sebuah lokasi serangan drone Amerika Serikat di Kabul, ibu kota Afghanistan. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pariwisata meteorologi jadi pasar berkembang di China
Indonesia
•
22 Dec 2023

Jurnalis di Gaza desak perlindungan internasional bagi pekerja media
Indonesia
•
05 May 2025

Tesla akan PHK hampir 2.700 karyawan di pabriknya di Texas, AS
Indonesia
•
24 Apr 2024

Setiap tahun, hampir 14.000 orang di Kamboja meninggal karena kanker
Indonesia
•
06 May 2025


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
