
Pertumbuhan populasi Australia turun ke level terendah dalam tiga tahun

Sejumlah balon udara panas terbang di atas Danau Burley Griffin dalam acara tahunan Canberra Balloon Spectacular di Canberra, Australia, pada 15 Maret 2025. (Xinhua/Chu Chen)
Total populasi nasional Australia tumbuh 1,7 persen, atau 445.900 orang, pada 2024 menjadi 27,4 juta jiwa.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Angka migrasi bersih ke Australia merosot lebih dari 30 persen pada 2024, mendorong pertumbuhan populasi di negara itu ke level terendah dalam tiga tahun.Biro Statistik Australia (Australian Bureau of Statistics/ABS) pada Kamis (19/6) merilis data resmi yang menunjukkan total populasi nasional Australia tumbuh 1,7 persen, atau 445.900 orang, pada 2024 menjadi 27,4 juta jiwa.Angka tersebut mewakili penurunan dari 2023 saat populasi Australia naik 2,4 persen dan tingkat pertumbuhan terendah untuk satu tahun kalender sejak 2021 ketika perbatasan internasional negara itu ditutup.Menurut data ABS, turunnya pertumbuhan populasi antara 2023 dan 2024 sepenuhnya didorong oleh penurunan tajam penerimaan migran bersih Australia.ABS mengungkapkan sekitar 594.900 orang melakukan migrasi ke Australia dari luar negeri pada 2024 dan 254.200 orang meninggalkan negara itu, sehingga menghasilkan angka migrasi bersih luar negeri sebesar 340.750 orang.Hal itu menandai penurunan 35,7 persen dari 2023 saat migrasi bersih luar negeri menambahkan 530.620 jiwa ke dalam populasi Australia.ABS menuturkan bahwa kedatangan internasional tercatat 19,5 persen lebih rendah pada 2024 dibandingkan pada 2023, sementara keberangkatan naik 22 persen.Partai Buruh, partai penguasa yang dipimpin oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, pada Mei 2024 menetapkan target untuk memangkas penerimaan migrasi bersih Australia menjadi 260.000 jiwa pada tahun finansial 2024-2025, yang berakhir pada 30 Juni, guna mengurangi tekanan pada suplai perumahan.Peningkatan alamiah menambahkan 105.200 jiwa ke dalam populasi Australia pada 2024, kata ABS, dengan sekitar 292.400 kelahiran dan 187.300 kematian.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Belajar di rumah, Anais kuasai 10 bahasa
Indonesia
•
22 Aug 2021

Feature – Mengenal sejarah panjang budaya Tionghoa di Indonesia dalam Pameran Kongsi
Indonesia
•
25 Feb 2025

Paus Fransiskus cari 25 warga Swiss beragama Katolik sebagai pengawal
Indonesia
•
05 Sep 2022

Majelis Umum PBB desak otoritas Afghanistan izinkan anak perempuan kembali bersekolah
Indonesia
•
01 Oct 2023


Berita Terbaru

Temu alumni program pelatihan China digelar di Jakarta, perkuat kerja sama Indonesia-China
Indonesia
•
13 Jun 2026

Ikon budaya pop asal China Labubu tampil dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026
Indonesia
•
13 Jun 2026

Main medsos 2 jam sehari bisa tingkatkan risiko depresi pada remaja, studi 10 tahun ungkap faktanya
Indonesia
•
13 Jun 2026

1,8 miliar orang di dunia kurang olahraga, WHO nilai china punya praktik yang efektif
Indonesia
•
12 Jun 2026
