Hadapi ancaman Topan Man-yi, Filipina berlakukan evakuasi massal

Warga menerjang banjir di Quezon City, Filipina, pada 24 Juli 2024. (Xinhua/Rouelle Umali)
Topan super Man-yi bergerak mendekati daerah-daerah yang terdampak parah oleh lima topan yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan sejak akhir Oktober lalu. Lebih dari 160 orang tewas akibat banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh cuaca buruk, dan hampir 30 orang masih dinyatakan hilang.
Manila, Filipina (Xinhua/Indonesia Window) – Ratusan ribu warga di desa-desa pesisir dan daerah rawan banjir di Filipina dievakuasi ke tempat yang aman di saat negara kepulauan itu bersiap menghadapi topan super Man-yi.Topan Man-yi, yang berputar dengan kecepatan angin maksimum 195 kilometer per jam dan embusan hingga 240 kilometer per jam, terpantau mendarat di Catanduanes di daerah Bicol, Luzon, Filipina, pada Sabtu (16/11) malam.Dalam buletin pukul 20.00 waktu setempat, biro cuaca negara itu mengatakan bahwa Man-yi "terus mengancam dengan situasi yang berpotensi destruktif dan mengancam nyawa di daerah timur laut Bicol." Topan ini akan berembus ke Laut China Selatan pada Ahad (17/11) malam atau Senin (18/11) pagi.
Seorang warga menerjang banjir di Quezon City, Filipina, pada 24 Juli 2024. (Xinhua/Rouelle Umali)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

‘Long COVID’ bertanggung jawab atas sepertiga pekerjaan yang tidak terisi di AS
Indonesia
•
31 Aug 2022

Qatar Charity distribusikan 2.160 paket daging kurban di Aceh
Indonesia
•
31 Jul 2020

PBB siapkan rencana bantuan untuk jangkau 15 juta orang di Sudan
Indonesia
•
07 Feb 2024

PBB serukan peningkatan pasokan usai 5 truk bantuan diizinkan masuk ke Gaza
Indonesia
•
20 May 2025
Berita Terbaru

Feature – Kisah dua mahasiswa Indonesia jajal kereta cepat, nikmati liburan Festival Musim Semi di China
Indonesia
•
07 Feb 2026

Kegiatan budaya Imlek China digelar perdana di Kantor Pusat ASEAN
Indonesia
•
07 Feb 2026

Feature – Lansia di China nikmati masa pensiun dengan jadi ‘content creator’
Indonesia
•
05 Feb 2026

Perlintasan Rafah kembali dibuka, PBB harapkan lebih banyak negara terima pasien dari Gaza
Indonesia
•
03 Feb 2026
