
Tiga pilot Iran diklaim ditahan Qatar, Teheran minta tim pencari fakta masuk

Foto yang diabadikan pada 4 April 2026 ini menunjukkan peralatan yang hancur akibat serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel di Universitas Shahid Beheshti di Teheran, Iran. (Xinhua/Shadati)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Seorang komandan militer Iran pada Ahad (16/8) meminta pemerintah Qatar mengizinkan tim pencari fakta dari Angkatan Udara (AU) Angkatan Bersenjata Iran mengunjungi Qatar, alih-alih membantah telah menangkap tiga pilot Iran pada Maret lalu.
Mohammad Bagherzadeh, komandan Komite Pencarian Orang Hilang Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah keterangan yang dipublikasikan di situs jejaring komite itu setelah Qatar pada Sabtu (15/8) membantah klaim dirinya bahwa mereka telah menahan para pilot Iran.
Majed Al Ansari, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, menyampaikan bantahan tersebut melalui unggahan di media sosial setelah Bagherzadeh sebelumnya pada hari yang sama mengatakan bahwa pasukan Qatar telah menangkap tiga pilot Iran yang pesawat tempurnya ditembak jatuh saat kembali dari sebuah misi militer terhadap pangkalan Amerika Serikat (AS) di Qatar pada Maret lalu.
Menanggapi bantahan Al Ansari, komandan Iran tersebut mengatakan bahwa sebuah tim yang terdiri atas para ahli dari AU Angkatan Bersenjata Iran telah menunggu selama beberapa bulan untuk diizinkan masuk ke Qatar guna melakukan penyelidikan di lapangan.
Namun, akibat "penghalangan dan penundaan terus-menerus" oleh otoritas Qatar, hingga kini kondisi belum memungkinkan bagi pemulangan para pilot Iran ke negara mereka.
Dia meminta pemerintah Qatar agar mengizinkan tim Iran memasuki Qatar, "alih-alih membantah masalah itu dan memberlakukan pembatasan terhadap proses pencarian fakta."
Dalam surat yang dipublikasikan pada Sabtu, Bagherzadeh mengatakan pasukan Qatar menangkap tiga pilot Iran yang pesawat tempurnya ditembak jatuh saat kembali dari sebuah misi militer terhadap pangkalan AS di Qatar pada Maret lalu. Komandan Iran tersebut mengatakan bahwa pilot keempat tewas.
Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan kota-kota lain di Iran, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer dan warga sipil. Iran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menyasar Israel serta pangkalan dan aset AS di kawasan Timur Tengah.
Jenazah pilot Iran yang tewas, Majid Kazemi, telah dipulangkan ke Iran dan dimakamkan di Kota Shiraz, Iran selatan, pada akhir Juli.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Syeikh As-Sudais sampaikan kesiapan pelaksanaan haji
Indonesia
•
27 Jul 2019

Gagal capai kesepakatan, negosiasi antara serikat aktor dan studio Hollywood ditangguhkan
Indonesia
•
14 Oct 2023

Presiden Iran: AS lancarkan "perang tanpa akhir" untuk jarah sumber daya negara-negara lain
Indonesia
•
19 May 2025

Eropa memanas! Gelombang panas rekor bikin rumah sakit hingga kebun binatang kewalahan
Indonesia
•
30 Jun 2026


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
