
Korban tewas akibat tanah longsor di India selatan bertambah jadi 256 orang

Tim penyelamat bekerja di area yang terdampak tanah longsor di Negara Bagian Kerala, India selatan, pada 1 Agustus 2024. (Xinhua/UNI)
Tiga insiden tanah longsor terjadi dalam kurun waktu dua jam di daerah Meppadi, Distrik Wayanad, Negara Bagian Kerala, pada Selasa pagi waktu (30/7) setempat, di tengah hujan lebat saat orang-orang masih terlelap.
New Delhi, India (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah korban tewas akibat insiden tanah longsor dahsyat pada Selasa (30/7) di Negara Bagian Kerala, India selatan, bertambah menjadi 256 orang per Kamis (1/8), demikian dikonfirmasi Menteri Kesehatan Negara Bagian Kerala Veena George saat berbicara kepada media setempat.Menteri itu mengatakan bahwa salah satu fokus utama pemerintah Negara Bagian Kerala adalah mencegah penyebaran penyakit menular karena hujan masih mengguyur daerah tersebut dan banyak jenazah yang masih terkubur di bawah reruntuhan tanah longsor."Sejauh ini kami telah melakukan autopsi terhadap 256 jenazah, termasuk bagian tubuh korban juga. Total 154 jenazah telah diserahkan ke pemerintah distrik setelah autopsi. Sampel genetik dari bagian tubuh korban yang ditemukan sedang dikumpulkan dan tes DNA pada jenazah juga sedang dilakukan. Ini akan membantu kami dalam mengidentifikasi jenazah dan anggota tubuh korban pada tahap selanjutnya," tutur menteri itu kepada media setempat."Saya mengunjungi rumah sakit dan kamp bantuan. Prioritas kami adalah memberikan dukungan psikologis, dan berfokus pada pengendalian penyakit menular," katanya.
Foto yang diabadikan pada 1 Agustus 2024 ini menunjukkan area yang terdampak tanah longsor di Negara Bagian Kerala, India selatan. (Xinhua/UNI)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UNICEF: Jumlah pengungsi anak capai 36,5 juta, tertinggi sejak PD II
Indonesia
•
18 Jun 2022

Afrika Selatan tak akan berlakukan pembatasan perjalanan untuk negara lain
Indonesia
•
11 Jan 2023

Uni Emirat Arab Rayakan Hari Perempuan Sedunia
Indonesia
•
08 Mar 2020

Bunga teratai dari biji berusia ribuan tahun mekar di China selatan
Indonesia
•
27 Jun 2024


Berita Terbaru

Opini – Taiwan wujudkan visi WHO berantas Hepatitis C yang ancam kesehatan masyarakat
Indonesia
•
02 Apr 2026

Langgar aturan akses bagi anak-anak, Australia selidiki 5 raksasa medsos
Indonesia
•
31 Mar 2026

Total populasi Korsel diperkirakan turun 29,9 persen per 2072
Indonesia
•
31 Mar 2026

Resensi Buku Perspektif Jurnalistik – Analisis SWOT Negara Madinah lahirkan model manajemen strategis pemerintahan universal
Indonesia
•
30 Mar 2026
