
Teleskop survei langit milik China temukan dua asteroid dekat Bumi

Foto yang diabadikan pada 16 Agustus 2023 ini menunjukkan Teleskop Survei Lapangan Lebar (Wide Field Survey Telescope/WFST) di Kota Lenghu, Provinsi Qinghai, China barat laut. (Xinhua/Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China)
Teleskop survei langit China telah menemukan dua asteroid dekat Bumi, yang dikategorikan sebagai Asteroid Berpotensi Berbahaya, karena memiliki ‘Jarak Perpotongan Orbit Minimum Bumi sebesar 0,0416 unit astronomi’, atau setara dengan 6,22 juta kilometer.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah teleskop lapangan lebar (Wide Field Survey Telescope/WFST) yang mampu mengamati seluruh langit dari belahan Bumi utara telah menemukan dua asteroid dekat Bumi, demikian disampaikan para astronom.Kedua benda langit tersebut pertama kali ditemukan pada 18 November oleh WFST, yang mulai beroperasi pada September 2023 di Provinsi Qinghai, China barat laut. Minor Planet Center (MPC) di bawah International Astronomical Union (IAU) kemudian mengonfirmasi penemuan teleskop itu dan memberi nama kedua asteroid tersebut sebagai 2023 WX1 dan 2023 WB2.Dengan perkiraan diameter 170 meter, 2023 WX1 dikategorikan sebagai Asteroid Berpotensi Berbahaya, karena memiliki "Jarak Perpotongan Orbit Minimum Bumi sebesar 0,0416 unit astronomi," atau setara dengan 6,22 juta kilometer, kata para astronom dalam sebuah pernyataan pada Rabu (29/11).Memiliki diameter 2,5 meter, WFST dikembangkan oleh Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China (University of Science and Technology of China) bersama Purple Mountain Observatory di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences). Pada 2022, teleskop ini diberi nama Mozi yang diambil dari nama filsuf China kuno Mozi, atau dikenal juga sebagai Micius, yang konon adalah orang pertama dalam sejarah yang melakukan eksperimen optik.Salah satu tujuan utama dari teleskop survei langit China ini adalah untuk menyurvei objek-objek di tata surya. Menurut Zhao Haibin, kepala program studi benda-benda tata surya di WFST, para astronom yang menggunakan teleskop ini telah menemukan sejumlah asteroid sabuk utama dan menemukan kembali beberapa asteroid dekat Bumi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi baru ungkap SARS-CoV-2 infeksi arteri koroner, tingkatkan peradangan plak
Indonesia
•
01 Oct 2023

Ilmuwan Rusia kembangkan perangkat lunak yang manfaatkan panas buangan panel surya untuk desalinasi
Indonesia
•
29 Nov 2025

Spesies burung langka terlihat di danau air asin pedalaman terbesar di China
Indonesia
•
04 Apr 2024

China dirikan lembaga penelitian kedokteran pertama di negara itu yang didukung komputasi kuantum
Indonesia
•
10 Dec 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
