Objek wisata Angkor di Kamboja sambut 287.454 wisman pada 2022

Para wisatawan mengunjungi Angkor Wat di Taman Arkeologi Angkor di Provinsi Siem Reap, Kamboja, pada 17 Desember 2022. (Xinhua/Van Pov)
Taman Arkeologi Angkor Kamboja berhasil menarik 287.454 wisatawan mancanegara pada 2022, menghasilkan 11,5 juta dolar AS dari penjualan tiket.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua) – Taman Arkeologi Angkor yang terkenal di Kamboja berhasil menarik 287.454 wisatawan mancanegara (wisman) pada 2022, menghasilkan 11,5 juta dolar AS dari penjualan tiket, demikian disampaikan oleh perusahaan milik negara Angkor Enterprise dalam pernyataan persnya pada Rabu (4/1).Sekretaris Negeri dan Juru Bicara Kementerian Pariwisata Kamboja Top Sopheak mengatakan jumlah wisman yang berkunjung ke Angkor secara bertahap pulih setelah negara itu berhasil mengendalikan pandemik COVID-19 dan membuka kembali perbatasannya secara penuh."Saat ini, Angkor menarik antara 1.800 hingga 2.000 pengunjung asing per hari, sebuah peningkatan yang signifikan dari hanya 70 pengunjung per hari selama pandemi pada 2020 dan 2021," ungkapnya kepada Xinhua.
Para wisatawan mengunjungi Angkor Wat di Taman Arkeologi Angkor di Provinsi Siem Reap, Kamboja, pada 17 Desember 2022. (Xinhua/Van Pov)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Cambodia Airways luncurkan penerbangan langsung rute Phnom Penh-Beijing
Indonesia
•
29 Mar 2023

ADB setujui pinjaman 180 juta dolar AS untuk dorong produksi listrik tenaga panas bumi Indonesia
Indonesia
•
01 Nov 2025

Konsumsi di Tibet naik saat produk khusus dari daerah terpencil makin dikenal
Indonesia
•
07 Dec 2022

Remitansi dari Arab Saudi melonjak 33 persen pada Juli
Indonesia
•
01 Sep 2020
Berita Terbaru

Feature – Terbukti andal, mobil listrik China kian diminati generasi muda Indonesia
Indonesia
•
09 Feb 2026

Pariwisata jadi kontributor signifikan timbulan sampah di Bali
Indonesia
•
08 Feb 2026

Tinjauan Ekonomi – Nominasi ketua The Fed dari Trump tuai pro dan kontra
Indonesia
•
07 Feb 2026

Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara perkuat ketahanan ekonomi makro Indonesia
Indonesia
•
07 Feb 2026
