
Cadangan lithium China naik ke posisi ke-2 di dunia

Foto yang diabadikan pada 2 September 2024 ini menunjukkan bagian dari baterai logam lithium padat (solid-state lithium metal battery) di Yibin, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Tang Wenhao)
Sumber daya lithium yang ditemukan di danau-danau garam Dataran Tinggi Qinghai-Xizang mengalami pertumbuhan yang substansial, menempatkan China sebagai basis sumber daya lithium danau garam terbesar ketiga di dunia.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China meluncurkan berbagai langkah signifikan dalam hal eksplorasi lithium dan menjadi negara dengan cadangan lithium terbesar kedua di dunia.Badan Survei Geologi China di bawah naungan Kementerian Sumber Daya Alam China pada Rabu (8/1) mengungkapkan cadangan lithium negara tersebut meningkat dari 6 persen menjadi 16,5 persen dari total global, yang membuat negara itu naik ke posisi kedua, dari sebelumnya berada di posisi keenam dalam peringkat dunia.Sabuk lithium jenis spodumen kelas dunia yang membentang sepanjang 2.800 kilometer di China barat berhasil ditemukan. Sumber daya lithium yang ditemukan di danau-danau garam Dataran Tinggi Qinghai-Xizang tersebut juga mengalami pertumbuhan yang substansial, menempatkan China sebagai basis sumber daya lithium danau garam terbesar ketiga di dunia.Selain itu, peneliti China berhasil mengatasi tantangan teknis yang signifikan dalam mengekstraksi lithium dari lepidolit, mineral dengan kandungan lithium tinggi yang sulit dan mahal untuk diproses.Lithium merupakan unsur penting bagi sejumlah industri emerging, termasuk kendaraan listrik, sistem penyimpanan energi, komunikasi seluler, perawatan medis, dan bahan bakar reaktor nuklir.Meningkatnya eksplorasi lithium domestik di China diharapkan dapat mengurangi ketergantungannya terhadap suplai asing dan berkontribusi pada pasar lithium global yang lebih seimbang, kata para ahli.Lithium adalah unsur kimia dengan nomor atom 3, dengan simbol Li. Lithium adalah logam alkali, yang terletak di golongan pertama tabel periodik unsur. Lithium sangat reaktif dan tidak ditemukan dalam bentuk aslinya di lingkungan alami, tetapi hanya dalam bentuk senyawa ionik.Total sumber daya dunia yang diidentifikasi oleh Badan Survei Geologi Amerika Serikat (United States Geological Survey/USGS) adalah 53,8 juta ton, dengan 58 persen berada di Bolivia dan 27 persen di China. Hingga saat ini, negara-negara penghasil lithium terbesar adalah Amerika Serikat, Australia, Chili, Argentina, dan China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Situs fosil panda ditemukan di gua terpanjang di Asia yang berlokasi di Guizhou, China
Indonesia
•
19 Apr 2024

Puluhan landak Jawa kembali ke habitat alam
Indonesia
•
13 Nov 2019

Pesawat amfibi buatan China AG600 rampungkan uji terbang pada suhu dan kelembapan tinggi
Indonesia
•
19 Jul 2024

China rilis citra berwarna global Mars
Indonesia
•
01 May 2023


Berita Terbaru

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026

AI berisiko sebabkan ‘kemalasan intelektual’ siswa
Indonesia
•
11 Mar 2026

Pengelolaan ternak temporal solusi konflik manusia-satwa liar
Indonesia
•
12 Mar 2026
