
Subvarian baru virus corona JN.1 menyebar cepat di AS, picu kekhawatiran

Para pelancong yang mengenakan masker terlihat di Bandar Udara Nasional Ronald Reagan Washington di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, pada 14 April 2022. (Xinhua/Ting Shen)
Subvarian virus corona JN.1 menyebar dengan cepat di Amerika Serikat (AS), menjadi kontributor utama kasus baru COVID-19 di negara itu.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Subvarian baru virus corona JN.1 menyebar dengan cepat di Amerika Serikat (AS), menjadi kontributor utama kasus baru COVID-19 di negara itu.JN.1 bertanggung jawab atas 21,4 persen kasus infeksi baru di seluruh negara itu dan telah menjadi galur (strain) virus yang tumbuh paling cepat, demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.Di wilayah Timur Laut, subvarian baru itu diyakini menyumbang sekitar sepertiga kasus baru.CDC memproyeksikan bahwa JN.1 akan terus meningkat seiring dengan proporsi pengurutan genom SARS-CoV-2.JN.1, yang terkait erat dengan varian BA.2.86 yang telah dilacak CDC sejak Agustus, kali pertama terdeteksi di AS pada September 2023. Hingga akhir Oktober, subvarian tersebut menyumbang kurang dari 0,1 persen virus SARS-CoV-2, papar CDC.Terus meningkatnya kasus JN.1 menunjukkan bahwa virus itu lebih mudah menular atau lebih baik dalam menghindari sistem kekebalan tubuh kita, ungkap CDC.Negara-negara di Eropa, termasuk Denmark, Spanyol, Belgia, Prancis, dan Belanda, mencatatkan pertumbuhan eksponensial dalam kasus JN.1, disertai dengan peningkatan kasus rawat inap. Subvarian tersebut juga menyebar dengan cepat di Australia, Asia, dan Kanada.
Para pelancong berjalan melewati terminal di Bandar Udara Nasional Ronald Reagan Washington di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, pada 14 April 2022. (Xinhua/Ting Shen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Utusan PBB untuk Timur Tengah serukan upaya kolektif pemulihan horizon politik Palestina-Israel
Indonesia
•
25 Feb 2024

Saudi dirikan kompleks bahasa internasional, promosikan Bahasa Arab dan Al-Qur'an
Indonesia
•
04 Sep 2020

London School Jakarta ingin mahasiswa kuasai konfenrensi pers
Indonesia
•
15 Jul 2022

Penyandang disabilitas Amerika hadapi diskriminasi dalam perawatan kesehatan
Indonesia
•
09 Oct 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
