China kembangkan sistem hidrogen cair pertama yang dapat dipasang pada kendaraan kelas 100 kg

Foto yang diabadikan pada 20 Maret 2024 ini menunjukkan stasiun produksi dan distribusi hidrogen milik Sany Group di Changsha, ibu kota Provinsi Hunan, China tengah. (Xinhua/Chen Zeguo)
Sistem hidrogen cair pertama yang dapat dipasang pada kendaraan kelas 100 kilogram, menandai terobosan baru di sektor transportasi China.
Beijing, China (Xinhua) – China berhasil mengembangkan sistem hidrogen cair pertama yang dapat dipasang pada kendaraan kelas 100 kilogram, menandai terobosan baru di sektor transportasi negara itu, menurut pihak pengembangnya, China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC).Sebagai salah satu komponen inti dari truk berat hidrogen cair, sistem baru ini sepenuhnya diproduksi di dalam negeri dan akan membantu truk berat bertenaga hidrogen mencapai jangkauan yang ditingkatkan hingga lebih dari 1.000 kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya.Jika dibandingkan dengan pendahulunya, sistem tersebut menawarkan peningkatan volume efektif sebesar 20 persen dalam dimensi keseluruhan yang sama sekaligus memangkas biaya hingga lebih dari 30 persen.Dengan kapasitas angkut hingga 100 kilogram hidrogen, alat ini sesuai dengan standar internasional dalam hal kualitas sistem, kepadatan penyimpanan hidrogen, dan waktu pengisian ulang bahan bakar, menurut seorang ahli dari CASC.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Studi: Pandemik hasilkan delapan juta ton sampah plastik
Indonesia
•
10 Nov 2021

Feature – Robot anjing China curi perhatian dalam pameran media Arab Saudi
Indonesia
•
22 Feb 2025

Helikopter Ingenuity NASA tuntaskan 50 penerbangan di Mars
Indonesia
•
19 Apr 2023

Ilmuwan temukan dasar genetik yang membuat beberapa panda berwarna cokelat
Indonesia
•
08 Mar 2024
Berita Terbaru

Pola makan vegan dan vegetarian mman bagi pertumbuhan bayi
Indonesia
•
10 Feb 2026

Hidrogen dan manufaktur hijau, kunci penting transisi energi rendah karbon
Indonesia
•
10 Feb 2026

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026
