
Singapura denda dan penjarakan pengendara yang melintas di jalur khusus pejalan kaki

Orang-orang mengamati instalasi cahaya dalam pratinjau pertunjukan cahaya bertajuk 'i Light Singapore' di area Marina Bay, Singapura, pada 27 Mei 2025. (Xinhua/Then Chih Wey)
Singapura mulai memberlakukan hukuman denda dan penjara bagi individu yang berkendara di jalur khusus pejalan kaki, dalam upaya untuk melindungi pejalan kaki yang lebih rentan seperti warga lanjut usia (lansia) dan anak-anak.
Singapura (Xinhua/Indonesia Window) – Singapura mulai memberlakukan hukuman denda dan penjara bagi individu yang berkendara di jalur khusus pejalan kaki, dalam upaya untuk melindungi pejalan kaki yang lebih rentan seperti warga lanjut usia (lansia) dan anak-anak, kata Otoritas Transportasi Darat (Land Transport Authority/LTA) Singapura dalam sebuah pernyataan pada Selasa (1/7).Mulai 1 Juli, pelanggar yang mengendarai sepeda atau menggunakan perangkat mobilitas pribadi bermotor dan tidak bermotor di jalur-jalur terlarang ini dapat dikenai hukuman denda hingga 2.000 dolar Singapura, penjara hingga tiga bulan, atau keduanya.*1 dolar Singapura = 12.741 rupiahLTA mengatakan pihaknya akan mengadopsi pendekatan yang terukur dan penuh pertimbangan ketika menentukan apakah suatu pelanggaran telah terjadi. Namun, LTA menyatakan "tidak akan ada toleransi bagi mereka yang mengebut atau berkendara dengan cara yang gegabah dan sembrono di jalan."Jalur khusus pejalan kaki merupakan jalan setapak yang terletak di samping jalur bersepeda dan ditandai secara jelas dengan rambu-rambu dan logo untuk menunjukkan tujuan penggunaannya. Hanya pejalan kaki dan pengguna alat bantu mobilitas pribadi, yang biasanya digunakan oleh mereka yang memiliki kesulitan berjalan, yang diizinkan menggunakan jalur ini.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Memiliki ponsel pintar di usia sebelum dewasa berkaitan dengan penurunan kondisi kesehatan
Indonesia
•
02 Dec 2025

China utara terapkan level siaga tertinggi saat hujan badai terus berlanjut
Indonesia
•
31 Jul 2023

Ahli bedah Turki pecahkan rekor dunia, pisahkan kembar siam dalam 9 jam
Indonesia
•
28 Jun 2022

Tingkat stres di Jerman capai rekor tertinggi di tengah meningkatnya tekanan pribadi dan krisis global
Indonesia
•
28 Nov 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
