
Siap-Siap! Kemnaker akan buka pendaftaran MagangHub Angkatan II ‘Batch’ 2

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli. (Kementerian Ketenagakerjaan RI)
Kualitas pelaksanaan pemagangan menjadi bagian penting agar Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch 2 Tahun 2026 memberikan manfaat nyata bagi peserta.
Jakarta (Indonesia Window) – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch 2 Tahun 2026 pada 3–8 September 2026.
Calon peserta dapat mulai mempersiapkan diri dengan mencermati bidang pemagangan yang diminati sebelum masa pendaftaran dibuka, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI) melaporkan dalam situs jejaringnya Kamis (20/8).
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, persiapan sejak awal penting agar calon peserta dapat memilih bidang pemagangan yang sesuai dengan minat dan kompetensinya.
Menurutnya, program tersebut perlu memberikan pengalaman yang mendukung pengembangan kompetensi peserta.
“Kami ingin pemagangan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman kerja dan pembelajaran yang relevan dengan kompetensinya, bukan sekadar mengikuti program,” kata menaker Kamis (20/8).
Sebelum pendaftaran peserta dibuka, mitra penyelenggara pemagangan yang terdiri atas perusahaan dan Kementerian/Lembaga (K/L) akan mendaftarkan kesempatan pemagangan pada 21–31 Agustus 2026.
Kesempatan tersebut selanjutnya diverifikasi dan ditayangkan Kemnaker pada 1–3 September 2026.
Rangkaian Program Pemagangan Nasional Angkatan II Batch 2 diawali dengan sosialisasi program pada 17–20 Agustus 2026. Setelah informasi pemagangan tersedia, calon peserta dapat mencermati bidang dan persyaratan sebelum melakukan pendaftaran pada 3–8 September 2026.
Peserta yang telah mendaftar selanjutnya mengikuti proses rekrutmen dan pengusulan oleh mitra penyelenggara pada 15 September 2026.
Kemnaker kemudian melakukan seleksi dan penetapan peserta pada 16–18 September 2026, dengan hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 18 September 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan mulai mengikuti pemagangan pada 21 September 2026.
Yassierli menegaskan, kualitas pelaksanaan pemagangan juga menjadi bagian penting agar program memberikan manfaat nyata bagi peserta.
Karena itu, mitra penyelenggara diharapkan memastikan proses pembelajaran di tempat pemagangan berjalan dengan baik.
“Mitra penyelenggara pemagangan perlu memastikan peserta mendapatkan kesempatan belajar dan pengalaman kerja yang relevan selama mengikuti pemagangan. Dengan begitu, program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi pengembangan kompetensi peserta,” ujar Yassierli.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

52 paus pilot sirip pendek mati terdampar di pantai Bangkalan, Jawa Timur
Indonesia
•
19 Feb 2021

Peningkatan kerja sama perdagangan bebas ASEAN-China bawa peluang ekonomi baru bagi Indonesia
Indonesia
•
01 Nov 2025

Jokowi tekankan pentingnya kepercayaan guna realisasikan kerja sama konkret
Indonesia
•
06 Sep 2023

Taiwan akan cabut larangan masuk bagi pekerja migran Indonesia
Indonesia
•
08 Feb 2022


Berita Terbaru

Indonesia-China susun strategi baru menuju 2045, empat bidang jadi titik sinkronisasi
Indonesia
•
21 Aug 2026

Korban meninggal dunia jadi 71 jiwa akibat gempa M7,7 NTT
Indonesia
•
20 Aug 2026

Kemenag, University of Melbourne buka jalan murid madrasah ke kampus dunia
Indonesia
•
20 Aug 2026

Karhutla Sumatra dan Kalimantan memburuk, Singapura waspadai ancaman kabut asap
Indonesia
•
18 Aug 2026
