
Serangan siber bobol data medis 19 juta warga Polandia, 2 terabita informasi dicuri

Ilustrasi. (Kevin Ku on Unsplash)
Warsawa, Polandia (Xinhua/Indonesia Window) – Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Urusan Digital Polandia Krzysztof Gawkowski pada Kamis (13/8) memberikan pembaruan mengenai kebocoran besar yang melibatkan data medis warga, mengatakan bahwa informasi yang dicuri tidak tersedia untuk publik atau ditawarkan untuk dijual, seperti dilaporkan Polish Press Agency.
Kementerian Urusan Digital Polandia pada Rabu (12/8) mengonfirmasi bahwa serangan siber terhadap MyDr, salah satu penyedia sistem rekam medis elektronik terbesar di negara itu, telah mengakibatkan pencurian data yang terkait dengan hampir 19 juta warga Polandia.
Basis data yang dicuri berisi lebih dari 2 terabita informasi, termasuk data yang berkaitan dengan obat-obatan dan resep.
Gawkowski mengatakan pihak berwenang sedang berupaya untuk memindahkan rekam medis yang terdampak ke sistem yang dikelola negara, di mana individu dapat memeriksa apakah informasi mereka telah dicuri.
Dirinya juga mendesak warga untuk membatasi penggunaan nomor identitas nasional mereka sebagai tindakan pencegahan.
Badan keamanan sedang menyelidiki kelompok di balik serangan tersebut. Gawkowski mengatakan saat ini tidak ada indikasi keterlibatan dari luar Polandia, seraya menambahkan bahwa celah keamanan yang terkait dengan insiden itu telah diidentifikasi dan diperbaiki.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Opini – AS hanya inginkan "bawahan setia" bukan "sekutu" (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
31 May 2023

Uni Eropa imbau maskapai hindari sebagian wilayah udara Arab Saudi hingga 16 November
Indonesia
•
01 Oct 2026

Indonesia
•
15 Aug 2024

Rusia masukkan Yunani, Denmark, Slovakia, Slovenia, Kroasia dalam daftar negara tak bersahabat
Indonesia
•
22 Jul 2022


Berita Terbaru

Mengapa hubungan AS-China bisa memengaruhi stabilitas ekonomi dunia?
Indonesia
•
02 Oct 2026

Feature – Tentara AS akhirnya hengkang dari Irak setelah puluhan tahun, rakyat Baghdad bernapas lega
Indonesia
•
02 Oct 2026

Putin tuduh Barat bangun “tirai besi” baru, Rusia sebut kebijakan isolasi bakal gagal
Indonesia
•
02 Oct 2026

Elon Musk masuk Komando Perang Otonom AS, anggaran ‘drone’ tembus 1.331 triliun rupiah
Indonesia
•
01 Oct 2026
