
Qatar akan respons serangan Israel dengan "komprehensif", lanjutkan upaya mediasi Gaza

Personel keamanan terlihat di dekat lokasi serangan udara Israel di Doha, Qatar, pada 9 September 2025. Israel melancarkan serangan udara yang belum pernah terjadi sebelumnya di Doha, ibu kota Qatar, pada Selasa (9/9), menargetkan sebuah bangunan yang digunakan para pejabat senior Hamas. Otoritas Israel menyebut serangan itu sebagai upaya untuk membunuh para pemimpin kelompok tersebut. (Xinhua/Nikku)
Serangan Israel di Doha, ibu kota Qatar, menargetkan sebuah bangunan yang digunakan oleh para pejabat senior Hamas.
Doha, Qatar (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani menyampaikan di Doha pada Selasa (9/9) bahwa Qatar akan mengadopsi pendekatan yang "komprehensif" untuk merespons serangan Israel di Doha sebelumnya pada hari yang sama dan mencegah serangan di masa mendatang.Qatar berhak memberikan respons kepada Israel dan tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran terhadap kedaulatannya, ujarnya dalam sebuah konferensi pers.Negara itu juga membentuk sebuah tim yang dipimpin oleh Menteri Negara di Kementerian Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulaziz Al-Khulaifi untuk menempuh langkah hukum sebagai respons atas serangan Israel tersebut, urai sang PM.Mediasi terkait gencatan senjata dan pertukaran tahanan di Gaza akan dilanjutkan, namun saat ini belum ada pembicaraan yang berlangsung pascaserangan Israel di Doha, tuturnya.Sebelumnya pada Selasa, Israel melancarkan serangan udara yang belum pernah terjadi sebelumnya di ibu kota Qatar tersebut, menargetkan sebuah bangunan yang digunakan oleh para pejabat senior Hamas. Otoritas Israel menyebut serangan itu sebagai upaya untuk membunuh para pemimpin kelompok tersebut yang "bertanggung jawab langsung atas pembantaian pada 7 Oktober."Hamas kemudian mengatakan bahwa serangan itu dilancarkan saat delegasi mereka tengah membahas proposal gencatan senjata baru yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Menurut Hamas, tim negosiasi berhasil selamat, namun enam orang lainnya tewas.Kepada awak media, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pemerintahan Trump mendapat informasi dari militer AS bahwa Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target Hamas di Doha, dan Trump "segera menginstruksikan Utusan Khusus Steve Witkoff untuk memberitahu Qatar terkait serangan yang akan terjadi tersebut."Namun, Qatar membantah menerima pemberitahuan sebelumnya, seraya menyebut klaim tersebut "tidak berdasar." Mereka mengecam serangan Israel sebagai "ancaman serius" bagi warga dan penduduk, pelanggaran terhadap kedaulatan, dan mengumumkan penangguhan negosiasi yang sedang berlangsung.Serangan itu langsung menuai kecaman keras dari komunitas internasional, termasuk di antaranya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Liga Arab, Arab Saudi, Iran, Mesir, Yordania, dan Turkiye.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar politik sebut AS harus akui pengaruh dan kekuatan China yang kian besar
Indonesia
•
06 Sep 2023

Hamas nyatakan setuju bebaskan sandera berkewarganegaraan AS
Indonesia
•
16 Mar 2025

Menlu Kolombia lepaskan visa AS sebagai bentuk solidaritas dengan presiden gustavo petro
Indonesia
•
01 Oct 2025

Kunjungan Biden ke Arab Saudi tegaskan pengaruh Amerika di Timur Tengah
Indonesia
•
15 Jul 2022


Berita Terbaru

Laporan NYT sebut Iran sebar ranjau di Selat Hormuz, Teheran bantah
Indonesia
•
13 Mar 2026

Kanada akan bangun angkatan bersenjata di Arktik
Indonesia
•
13 Mar 2026

Lebanon sebut korban tewas akibat serangan Israel capai 773 jiwa sejak 2 Maret, termasuk 103 anak-anak
Indonesia
•
14 Mar 2026

Korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon naik jadi 634 jiwa, pengungsi capai 816.000 orang
Indonesia
•
12 Mar 2026
