Seluruh korban ATR 42-500 telah ditemukan dan saat ini proses evakuasi masih terus berlangsung

Kepala Seksi Operasional Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kasi Ops Basarnas) Makassar, Andi Sultan, saat memberi keterangan tentang ditemukannya seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pangkep, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (23/1). (Foto: Tangkapan layar)

Tim SAR gabungan telah menemukan seluruh korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Jumat (23/1).

 

Jakarta (Indonesia Window) – Tim SAR gabungan telah menemukan seluruh (10) korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1)

Saat ini proses evakuasi masih berlangsung, kata Kepala Seksi Operasional Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kasi Ops Basarnas) Makassar, Andi Sultan, di Pangkep, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.  

“Dalam operasi tersebut, seluruh potensi terlibat dan bekerja sama, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, unsur pemerintah daerah, unsur desa, pemadam kebakaran, pihak swasta seperti PT PTN, PT Tonasa, hingga komunitas dan relawan,” kata Andi.

Menurut Andi, semua unsur bekerja sama secara solid dalam proses pencarian dan evakuasi, hingga akhirnya seluruh jenazah korban pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan.

Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, pada Sabtu (17/01) pukul 08.08 WIB dengan tujuan akhir Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan.

Laporan: Redaksi

 

Bagikan

Komentar

Berita Terkait