
Selat Hormuz bebas ranjau? Trump ancam hancurkan kapal yang pasang ranjau baru

Foto yang bersumber dari Kementerian Informasi Oman pada 20 Juni 2026 ini menunjukkan pemandangan di Selat Hormuz. (Xinhua)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (25/8) mengatakan seluruh ranjau di perairan internasional Selat Hormuz telah disingkirkan atau diledakkan, seraya memperingatkan bahwa setiap kapal yang memasang ranjau baru akan dihancurkan.
"Saya baru saja mendapatkan informasi dari Angkatan Laut AS bahwa semua ranjau telah disingkirkan dan/atau diledakkan dari perairan internasional Selat Hormuz," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
"Iran telah diberi tahu bahwa setiap kapal atau perahu yang memasang ranjau baru akan segera dan secara sistematis dihancurkan," tulis Trump. "Kebijakan Nol Toleransi terhadap pemasangan ranjau diberlakukan sepenuhnya."
Trump menambahkan bahwa Angkatan Antariksa AS "mengawasi setiap inci persegi Selat tersebut," serta Gunung Pickaxe di Iran dan tiga fasilitas nuklir lainnya yang sebelumnya telah dihancurkan AS.
Trump tidak memberikan rincian mengenai operasi pembersihan ranjau tersebut maupun menyebutkan seberapa banyak ranjau yang telah disingkirkan atau diledakkan.
Otoritas Selat Teluk Persia Iran, badan yang dibentuk Iran untuk mengendalikan lalu lintas maritim di Selat Hormuz, pada Ahad (23/8) mengumumkan bahwa kapal-kapal yang melanggar protokol Iran untuk melintasi jalur perairan tersebut akan menghadapi pembatasan dalam pelayaran mereka selanjutnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Haji 1441 - Pemimpin Muslim beri selamat kepada Raja Salman atas kesuksesan penyelenggaraan haji
Indonesia
•
01 Aug 2020

Utusan PBB sebut stabilitas Libya penting untuk keamanan regional
Indonesia
•
24 Aug 2023

Israel tolak proposal gencatan senjata Hamas, bertekad lanjutkan serangan di Gaza City
Indonesia
•
05 Sep 2025

Syekh Assudais luncurkan proyek masa depan dua masjid suci
Indonesia
•
11 Oct 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Gelombang protes Eropa ungkap retaknya kepercayaan publik terhadap pemerintah
Indonesia
•
20 Oct 2026

Prancis berlakukan jam malam di sejumlah kota usai kerusuhan, 2.397 orang ditangkap
Indonesia
•
20 Oct 2026

Program Pangan Dunia butuh 8,1 triliun rupiah untuk operasi di Gaza dan Tepi Barat, bantuan mulai dipangkas
Indonesia
•
20 Oct 2026

Analisis – Kekerasan oleh pemukim di Tepi Barat jadi ujian Israel jelang pemilu
Indonesia
•
20 Oct 2026
