
Sekjen PBB berikutnya harus perhatikan kepentingan negara-negara berkembang

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berbicara dalam sebuah jumpa pers di markas besar PBB di New York City pada 30 April 2026. (Xinhua/UN Photo/Mark Garten)
Sekjen berikutnya akan berpengaruh terhadap masa depan reformasi PBB dan kepentingan praktis negara-negara anggota PBB.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi pada Selasa (26/5) menguraikan posisi China terkait kualifikasi yang dibutuhkan untuk sekretaris jenderal (sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya.
Sekjen berikutnya akan berpengaruh terhadap masa depan reformasi PBB dan kepentingan praktis negara-negara anggota PBB, kata Wang kepada awak media setelah memimpin pertemuan tingkat tinggi Dewan Keamanan tentang menjunjung tinggi tujuan dan prinsip Piagam PBB serta memperkuat sistem internasional yang berpusat pada PBB.
"China meyakini sekjen berikutnya harus setidaknya memenuhi kualifikasi berikut. Pertama, berkomitmen teguh untuk menjunjung tinggi tujuan dan prinsip Piagam PBB. Kedua, memiliki pengalaman diplomatik dan politik yang kaya serta kemampuan koordinasi yang kuat. Ketiga, mampu menegakkan keadilan dalam isu-isu utama, khususnya memperhatikan kepentingan dan aspirasi negara-negara berkembang. Keempat, mampu menjaga reformasi PBB tetap pada jalur yang benar untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas," kata Wang, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC).
"Singkatnya, komitmen terhadap Piagam PBB; kompetensi yang mumpuni; integritas dan netralitas; serta memiliki inisiatif untuk bertanggung jawab dan memberikan hasil," kata Wang. "Ke depannya, China akan bekerja dengan para pihak lainnya dan mengambil sikap bertanggung jawab untuk berpartisipasi dalam proses seleksi sekjen berikutnya."
Wang juga menyampaikan penghormatan kepada Sekjen PBB Antonio Guterres yang akan segera mengakhiri masa jabatannya.
Guterres telah menjabat sebagai sekjen selama hampir satu dekade. Selama menjabat, dia telah mengabdikan diri pada multilateralisme dan berupaya menegakkan otoritas PBB, mendorong perdamaian, dan membela keadilan, sebut Wang.
"Upaya-upayanya telah diakui dan dipuji oleh komunitas internasional," imbuh Wang.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Houthi Yaman peringatkan AS akan serang kapal-kapal "yang berkaitan dengan Israel"
Indonesia
•
30 Dec 2023

COVID-19 – Arab Saudi capai 70 persen imunisasi dua dosis
Indonesia
•
04 Nov 2021

Israel intensifkan operasi di seluruh Lebanon selatan meski ada gencatan senjata
Indonesia
•
21 Apr 2026

Arab Saudi-Qatar buka perbatasan udara, darat dan laut
Indonesia
•
05 Jan 2021


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
