
Para awak Shenzhou-19 rampungkan aktivitas di luar wahana antariksa perdana

Gambar tangkapan layar yang diambil di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center) pada 17 Desember 2024 ini menunjukkan astronaut Shenzhou-19, Cai Xuzhe (atas) dan Song Lingdong (bawah), sedang bekerja di luar dan di dalam kabin airlock di stasiun luar angkasa China yang sedang mengorbit. (Xinhua/Li Jie)
Para awak Shenzhou-19 di stasiun luar angkasa China yang sedang mengorbit telah menyelesaikan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA) perdana dalam misi mereka.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Para awak Shenzhou-19 di stasiun luar angkasa China yang sedang mengorbit telah menyelesaikan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA) perdana dalam misi mereka pada Selasa (17/12) pukul 21.57 Waktu Beijing (20.57 WIB), demikian diumumkan Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA).Cai Xuzhe, Song Lingdong, dan Wang Haoze bekerja selama sembilan jam untuk menyelesaikan berbagai tugas, termasuk instalasi perangkat perlindungan puing-puing luar angkasa. Mereka dibantu oleh lengan robot stasiun luar angkasa tersebut dan sebuah tim di Bumi.Cai dan Song, dua awak yang ditugaskan untuk melakukan EVA, telah kembali dengan selamat ke modul laboratorium Wentian.Misi EVA pertama kru Shenzhou-19 berjalan dengan sukses, mencetak rekor baru untuk durasi EVA oleh para astronaut China, kata CMSA.Ini menandai misi EVA kedua Cai di luar angkasa, setelah EVA pertamanya dalam misi Shenzhou-14 dua tahun yang lalu. Sementara itu, Song menjadi astronaut China pertama yang lahir pasca-1990 yang melakukan EVA, menurut CMSA.Para awak Shenzhou-19 akan melakukan sejumlah eksperimen sains luar angkasa dan pengujian teknis yang telah dijadwalkan, sementara mereka juga akan melakukan EVA tambahan dan memasang muatan di luar stasiun luar angkasa tersebut, tambah badan antariksa itu.Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Platform dokter digital berteknologi AI layani penyakit Parkinson
Indonesia
•
14 Apr 2026

Ikan langka ini kembali ditemukan di Kamboja setelah ‘menghilang’ selama hampir 20 tahun
Indonesia
•
25 Oct 2024

Laporan ungkap buruknya kondisi kesehatan sungai di Inggris
Indonesia
•
15 Jun 2024

Teknologi pengolahan limbah untuk kampung di atas laut
Indonesia
•
29 Sep 2019


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
