
Tarif timbal balik Trump picu aksi jual global di tengah kekhawatiran resesi

Seorang pialang bekerja di lantai Bursa Efek New York di New York, Amerika Serikat, pada 4 Maret 2025. (Xinhua/Liu Yanan)
Saham-saham Asia dan indeks saham berjangka Amerika Serikat dan Eropa berguguran pada Kamis (3/4) pagi waktu setempat usai pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait "tarif timbal balik" global, memicu eskalasi kekhawatiran akan perang dagang yang dapat mendorong dunia ke dalam resesi.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Saham-saham Asia dan indeks saham berjangka Amerika Serikat (AS) dan Eropa berguguran pada Kamis (3/4) pagi waktu setempat usai pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait "tarif timbal balik" global, memicu eskalasi kekhawatiran akan perang dagang yang dapat mendorong dunia ke dalam resesi.Berbicara di Rose Garden Gedung Putih, Trump pada Rabu (2/4) mengatakan bahwa dia akan memberlakukan "tarif dasar minimum" sebesar 10 persen untuk semua impor sembari mempresentasikan grafik yang menunjukkan bea masuk lebih tinggi pada beberapa mitra dagang terbesar AS, termasuk 20 persen untuk Uni Eropa, 24 persen untuk Jepang, 34 persen untuk China, dan 49 persen untuk Kamboja.Dampaknya terasa di seluruh pasar global setelah para investor mencerna berita tersebut dalam semalam.Pada Rabu pukul 18.35 WIB atau Kamis pukul 07.35 WIB, kontrak berjangka untuk Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing anjlok 2,43 persen, 3,6 persen dan 4,35 persen.Minyak mentah berjangka juga turun lebih dari 2,5 persen, dan harga mata uang kripto terpukul, dengan Bitcoin turun di bawah 83.000 dolar AS setelah pengumuman tarif AS tersebut.*1 dolar AS = 16.588 rupiahSementara itu, emas mencapai rekor harga tertinggi di atas 3.160 dollar AS per ons karena para investor berbondong-bondong membeli aset-aset yang aman (safe-haven).
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan perintah eksekutif tentang 'tarif timbal balik' di Rose Garden Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 2 April 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak melemah di tengah kekhawatiran Omicron dapat kurangi permintaan
Indonesia
•
14 Dec 2021

Harga batu bara acuan Mei 2022 turun akibat produksi dunia naik
Indonesia
•
15 May 2022

Mesir terima tawaran perusahaan internasional bangun jalur penghubung listrik dengan Italia
Indonesia
•
11 Jul 2023

Penjualan Ford di AS naik 2 persen pada Januari 2023
Indonesia
•
04 Feb 2023


Berita Terbaru

Bisnis di Singapura terdampak kenaikan biaya seiring harga energi picu tekanan luas
Indonesia
•
21 Apr 2026

Singapura luncurkan platform OCEANS-X untuk tingkatkan konektivitas digital maritim
Indonesia
•
21 Apr 2026

Langgar aturan keamanan makanan, 7 platform ‘e-commerce’ China didenda 7 triliun rupiah
Indonesia
•
18 Apr 2026

Canton Fair untuk pertama kalinya hadirkan zona ‘drone’, pikat pembeli global
Indonesia
•
18 Apr 2026
