
Kapal di sepanjang Sabuk Ekonomi Sungai Yangtze konsumsi listrik 74,9 juta kWh

Seorang pekerja menyiapkan mesin pengisi daya untuk kapal kargo listrik "Zhongtiandianyun 001" di Changzhou, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 7 Mei 2020. (Xinhua/Ji Chunpeng)
Sabuk Ekonomi Sungai Yangtze dikembangkan pada awal 2016, bertujuan untuk mengubah kawasan tersebut menjadi sabuk ekonomi emas yang bercirikan ekologi yang lebih indah, transportasi yang lebih lancar, perekonomian yang lebih terkoordinasi, pasar yang lebih terintegrasi, dan mekanisme yang lebih ilmiah.
Wuhan, China (Xinhua) – Lebih dari 780.000 kapal pengangkut dari 11 daerah setingkat provinsi di sepanjang Sabuk Ekonomi Sungai Yangtze menggunakan fasilitas pengisian daya listrik di perairan selama 2022, dengan konsumsi listrik lebih dari 74,9 juta kWh, sehingga mencatatkan rekor tertinggi dalam hal jumlah kapal maupun angka konsumsi, demikian menurut administrasi urusan navigasi Sungai Yangtze yang berada di bawah Kementerian Transportasi China.Sebagai langkah utama untuk melindungi ekosistem Sungai Yangtze secara lebih baik dan meningkatkan pelayaran ramah lingkungan, semakin banyak kapal pengangkut didorong agar menggunakan fasilitas pengisian daya listrik tersebut saat bersandar di dermaga. Selama bertahun-tahun, lebih dari 10.000 kapal pengangkut telah ditingkatkan agar dapat memanfaatkan peralatan penerima daya listrik standar yang terhubung ke sistem pengisian daya di dermaga.Pada 2023, otoritas lalu lintas dan transportasi berencana menggenjot peningkatan fasilitas pengisian daya listrik di pelabuhan dan di atas kapal, serta lebih lanjut mendorong pembangunan dan penerapan listrik pintar di perairan, kata administrasi tersebut.China memulai inisiatif Sabuk Ekonomi Sungai Yangtze pada awal 2016, yang bertujuan untuk mengubah kawasan tersebut menjadi sabuk ekonomi emas yang bercirikan ekologi yang lebih indah, transportasi yang lebih lancar, perekonomian yang lebih terkoordinasi, pasar yang lebih terintegrasi, dan mekanisme yang lebih ilmiah.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Airbus dirikan pusat layanan siklus hidup pesawat di China barat daya
Indonesia
•
28 Apr 2023

Nilai investasi China ke Indonesia catat pertumbuhan pada 2024
Indonesia
•
04 Feb 2025

Presiden Afsel sebut krisis listrik terus gerogoti pertumbuhan ekonomi
Indonesia
•
31 Jan 2023

Pameran waralaba IFRA 2025 hadirkan 350 merek dari 29 industri bisnis beragam
Indonesia
•
17 Apr 2025


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
