
Rusia uji mesin plasma tanpa elektrode untuk misi luar angkasa dalam

Bulan purnama terlihat di langit Moskow, Rusia, pada 11 Juni 2025. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)
Purwarupa mesin plasma tanpa elektrode dirancang untuk misi luar angkasa dalam (deep-space).
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia mulai menguji purwarupa mesin plasma tanpa elektrode yang dirancang untuk misi luar angkasa dalam (deep-space), demikian diumumkan oleh Pusat Penelitian Nasional Rusia, Institut Kurchatov.
Mesin plasma tersebut sedang diuji di fasilitas khusus yang menyimulasikan kondisi luar angkasa, kata Mikhail Kovalchuk, presiden Institut Kurchatov, dalam rapat Presidium Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia pada Selasa (7/4).
"Kami mencatatkan serangkaian perkembangan... yang bertujuan menciptakan mesin yang pada dasarnya baru untuk perjalanan ke luar angkasa dalam. Kami memiliki fasilitas yang menyimulasikan kondisi antariksa. Fasilitas tersebut memiliki volume yang sangat besar, hampir 1.000 meter kubik, dengan kecepatan pompa yang luar biasa. Di situlah mesin plasma tanpa elektrode ini dipasang untuk menguji semua parameternya," kata Kovalchuk.
Dia menambahkan bahwa uji coba fasilitas tersebut telah dilakukan sehari sebelumnya di bawah inspeksi dewan pengawas Institut Kurchatov.
Institut Kurchatov, salah satu pusat ilmiah terkemuka Rusia, terkenal berkat pencapaiannya di bidang energi nuklir dan fisika.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Peretas bobol data panggilan dan pesan teks hampir seluruh pelanggan AT&T Wireless
Indonesia
•
13 Jul 2024

Terobosan dalam teknologi katalis China mungkinkan produksi hidrogen yang lebih tahan lama
Indonesia
•
20 Feb 2025

LIPI: Padang lamun Indonesia dalam kondisi kurang sehat
Indonesia
•
02 Jul 2020

Ilmuwan ungkap mekanisme bertahan hidup di Palung Mariana, tempat terdalam di lautan Bumi
Indonesia
•
09 Mar 2025


Berita Terbaru

Feature – Tak perlu tutup jalan, teknologi China bikin jembatan ‘pintar’ bisa pantau kondisinya sendiri
Indonesia
•
17 Jul 2026

Sel Surya tandem perovskit-organik bisa menyala terus 625 jam, tetap pertahankan 90 persen performanya
Indonesia
•
17 Jul 2026

Teknologi laser bisa deteksi minuman beralkohol palsu tanpa membuka botol
Indonesia
•
17 Jul 2026

ITB perkuat kerja sama riset energi, garap AI, hidrogen, hingga teknologi penangkap karbon
Indonesia
•
17 Jul 2026
