
122 ekor bayi Royal Turtle langka menetas di penangkaran di Kamboja

Foto yang diabadikan pada 15 Mei 2023 ini memperlihatkan bayi Royal Turtle yang langka di Provinsi Koh Kong, Kamboja. (Xinhua/Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja)
Royal Turtle, juga dikenal sebagai Terrapin Sungai Selatan (Batagur affinis), merupakan salah satu dari 25 kura-kura darat dan kura-kura air tawar paling terancam di dunia.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua) – Sekitar 122 ekor bayi kura-kura Royal Turtle yang sangat langka menetas di gundukan pasir buatan di Pusat Konservasi Reptil Koh Kong (Koh Kong Reptile Conservation Center/KKRCC) di Provinsi Koh Kong, Kamboja barat daya, sepanjang tahun ini, kata laporan KKRCC pada Selasa (16/5).Ini merupakan tahun ketiga Royal Turtle bertelur di penangkaran di Kamboja, kata laporan itu.Selama musim bertelur 2023, spesies kura-kura darat dan air tawar yang berada dalam sebuah kelompok penangkaran di KKRCC tersebut bertelur sebanyak 272 butir di 21 sarang dan 122 di antaranya menetas, kata laporan itu, seraya menambahkan bahwa ini lebih baik dibandingkan musim 2022, ketika 35 dari 81 telur di sembilan sarang berhasil menetas.Sekretaris Negara Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja Neth Pheaktra senang melihat peningkatan jumlah tukik atau anak kura-kura Royal Turtle baru, dengan mengatakan bahwa ini merupakan perkembangan yang signifikan dalam konservasi Royal Turtle di negara Asia Tenggara itu.
Sekretaris Negara Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja Neth Pheaktra memegang Royal Turtle di Provinsi Koh Kong, Kamboja pada 15 Mei 2023. (Xinhua/Kementerian Lingkungan Kamboja)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel sebut 750.000 orang mengungsi dari Gaza City seiring meningkatnya serangan militer
Indonesia
•
29 Sep 2025

Cuaca panas ekstrem tingkatkan risiko karhutla di Victoria, Australia
Indonesia
•
24 Feb 2024

Sekjen PBB serukan aksi dalam 5 bidang untuk transformasi pendidikan
Indonesia
•
20 Sep 2022

Kesenjangan rasial di AS terlihat dalam vaksinasi cacar monyet
Indonesia
•
31 Aug 2022


Berita Terbaru

Kapal yang angkut 37 migran tanpa dokumen tenggelam di perairan Malaysia
Indonesia
•
13 May 2026

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026
