
Meksiko tawarkan alternatif pengganti kenaikan tarif barang Meksiko kepada AS

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum berbicara dalam konferensi pers di Istana Nasional di Mexico City, Meksiko, pada 4 Maret 2025. (Xinhua/Francisco Canedo)
Rencana Meksiko (Plan Mexico) dari pemerintah negara itu berupaya memangkas defisit perdagangan dengan Amerika Serikat tanpa mengorbankan praktik pengalihdayaan proses bisnis ke negara terdekat (nearshoring) ataupun ekspor.
Mexico City, Meksiko (Xinhua/Indonesia Window) – Meksiko telah mengusulkan alternatif pengganti kenaikan tarif terhadap produk-produk negara itu kepada Amerika Serikat (AS), ungkap Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Kamis (24/7)."Kami telah mengajukan proposal yang sangat konkret, dan mereka sedang menganalisisnya, dan kami berharap ini dapat membantu kami menyelesaikan isu tersebut ke depannya," tutur Sheinbaum dalam konferensi pers harian seiring Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 30 persen terhadap impor dari Meksiko mulai 1 Agustus mendatang.Proposal tersebut, yang didasarkan pada Rencana Meksiko (Plan Mexico) dari pemerintah negara itu, berupaya memangkas defisit perdagangan antara kedua negara tanpa mengorbankan praktik pengalihdayaan proses bisnis ke negara terdekat (nearshoring) ataupun ekspor, ujar presiden Meksiko tersebut. Meksiko akan menunggu respons dari Washington hingga awal pekan depan, katanya menambahkan.Mereka "tidak ingin kesenjangan antara ekspor AS ke Meksiko dan ekspor Meksiko ke AS semakin meningkat," papar Sheinbaum, seraya mengatakan bahwa defisit perdagangan tersebut, yang merupakan salah satu kekhawatiran utama pemerintahan Trump, dapat dipangkas melalui berbagai mekanisme dengan tetap mempertahankan level ekspor saat ini.Dia menjelaskan bahwa sebagian besar ekspor Meksiko ke AS diproduksi oleh perusahaan-perusahaan AS, yang menikmati tarif khusus dalam kerangka Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (United States-Mexico-Canada Agreement/USMCA) saat ini terkait perdagangan bebas, dan akan ditinjau ulang pada 2026.Kendati demikian, kesenjangan perdagangan tidak seharusnya diselesaikan dengan mengorbankan Meksiko, kata Sheinbaum. Dia berharap pembicaraan yang sedang berlangsung dengan para pejabat dari departemen perdagangan dan departemen keuangan AS dapat menghasilkan "kesepakatan yang baik.""Jika perlu, kami akan menghubungi" dan berbicara langsung dengan Trump, ujarnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Halal Indo 2025 raup transaksi 7,7 miliar rupiah, gaet 25.000 lebih pengunjung
Indonesia
•
30 Sep 2025

Stasiun Whoosh Karawang resmi beroperasi
Indonesia
•
26 Dec 2024

Indeks harga logistik angkutan jalan China naik tipis pada Desember 2022
Indonesia
•
10 Jan 2023

Minyak jatuh, penguncian Shanghai kian perburuk permintaan
Indonesia
•
28 Mar 2022


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
