
Rata-rata angka harapan hidup di China capai 79 tahun pada 2024

Anak-anak bermain di ladang kanola yang sedang berbunga di Distrik Chuanshan, Kota Suining, Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 4 Maret 2025. (Xinhua/Liu Changsong)
Rata-rata angka harapan hidup di China mencapai 79 tahun pada 2024, atau meningkat 0,4 tahun dari 2023.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Rata-rata angka harapan hidup di China mencapai 79 tahun pada 2024, demikian diungkapkan seorang pejabat kesehatan senior negara itu pada Ahad (9/3), dengan mengutip data terbaru.Rata-rata angka harapan hidup di China meningkat 0,4 tahun dari 2023, kata Lei Haichao, kepala Komisi Kesehatan Nasional China, kepada awak media di sela-sela sidang tahunan nasional badan legislatif negara tersebut.Ini berarti China telah mencapai tujuannya lebih cepat dari yang dijadwalkan, yakni untuk meningkatkan rata-rata angka harapan hidup, sebagaimana yang telah ditetapkan di dalam rencana kesehatan nasional untuk periode Rencana Lima Tahun ke-14 (2021-2025), ujar Lei.Menurut rencana itu, China menargetkan untuk meningkatkan level angka harapan hidup tahun 2020 sekitar satu tahun selama periode lima tahun tersebut.Pada 2024, angka harapan hidup di China berada di peringkat keempat di antara 53 negara berpenghasilan menengah ke atas dan peringkat ke-10 di antara negara-negara G20, serta melampaui 21 negara berpenghasilan tinggi, tambah Lei.Lei mengaitkan kenaikan tersebut dengan serangkaian strategi yang memprioritaskan kesehatan, termasuk inisiatif China Sehat (Healthy China), serta gaya hidup sehat masyarakat China dan pengaruh budaya tradisional China.
Para warga lanjut usia (lansia) melakukan pelatihan rehabilitasi di sebuah pusat perawatan lansia di Rizhao, Provinsi Shandong, China timur, pada 11 November 2024. Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Rizhao berkomitmen untuk meningkatkan layanan perawatan lansia yang mengintegrasikan layanan medis, kebugaran, dan perawatan sehari-hari melalui fasilitas di rumah dan berbasis komunitas. (Xinhua/Cai Yang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

LIPI: Banjir Jabodetabek karena aspek teknis, ekologi, sosial kurang tertata
Indonesia
•
13 Jan 2020

Prancis catat neraca populasi alami negatif pertama sejak Perang Dunia II
Indonesia
•
14 Jan 2026

Beberapa situs warisan kuno Turkiye rusak akibat gempa bumi dahsyat
Indonesia
•
11 Feb 2023

Reruntuhan kuno dari abad ke-2 ditemukan di timur laut China
Indonesia
•
22 Nov 2021


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
