
Laba Exxon dan Chevron turun jelang penurunan harga minyak akibat tarif AS

Ilustrasi. (Hans Eiskonen on Unsplash)
Raksasa minyak Exxon Mobil dan Chevron membukukan penurunan pendapatan kuartal pertama (Q1) 2025, tertekan oleh margin penyulingan yang tipis, harga minyak yang lebih rendah, dan biaya yang meningkat.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Raksasa minyak Exxon Mobil dan Chevron membukukan penurunan pendapatan kuartal pertama (Q1) 2025 pada Jumat (2/5), tertekan oleh margin penyulingan yang tipis, harga minyak yang lebih rendah, dan biaya yang meningkat."Prospek mereka meredup sejak akhir kuartal," lapor The Wall Street Journal mengenai perkembangan ini.Harga minyak turun tajam menyusul serangan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada 2 April, menghadirkan ujian baru pada kemampuan perusahaan minyak besar AS dalam mempertahankan laba dan pembayaran kepada investor tetap tinggi, menurut laporan tersebut.Selama bertahun-tahun pascapandemi, kedua perusahaan telah memangkas biaya hingga miliaran dolar AS demi meyakinkan investor bahwa mereka siap menghadapi penurunan harga minyak berikutnya.Pekan ini, harga 1 barel minyak turun sekitar 17 persen dibandingkan sebelum pengumuman tarif AS. Sejak saat itu, investor telah menarik dana lebih dari 90 miliar dolar AS dari nilai pasar saham gabungan Exxon dan Chevron."Kami telah berhasil menghadapi berbagai siklus sebelumnya, dan kami akan bisa melaluinya lagi," kata Eimear Bonner, chief financial officer Chevron. Dia menuturkan bahwa sejauh ini Chevron tidak berencana keluar dari rencana investasinya dan meyakini tarif hanya akan menimbulkan dampak langsung yang kecil terhadap bisnis mereka.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Taiwan pastikan rantai pasokan industri elektronik global tak putus
Indonesia
•
10 Jan 2021

Canton Fair untuk pertama kalinya hadirkan zona ‘drone’, pikat pembeli global
Indonesia
•
18 Apr 2026

UN Tourism sebut kedatangan wisman naik 4 persen pada 2025
Indonesia
•
21 Jan 2026

Gula melonjak 11,9 persen, harga pangan dunia capai level tertinggi sejak 2022
Indonesia
•
06 Sep 2026


Berita Terbaru

El Nino ancam inflasi Indonesia, harga beras hingga jagung diprediksi melonjak
Indonesia
•
10 Sep 2026

Fokus Berita – Kuasai 60 persen ekonomi dunia, keterbukaan dan inovasi jadi kunci pertumbuhan Asia-Pasifik
Indonesia
•
09 Sep 2026

China-Indonesia naik kelas di sektor energi, dari perdagangan batu bara ke teknologi tambang
Indonesia
•
09 Sep 2026

Trump balas tarif Kanada: Produk negeri ‘Maple Leaf’ dihapus dari kontrak pemerintah AS
Indonesia
•
09 Sep 2026
