
TCL China dan SEMP Brasil bidik kerja sama lebih erat

Foto tak bertanggal ini menunjukkan pengusaha Brasil Affonso Brandao Hennel (kiri), pendiri produsen alat rumah tangga terkemuka Brasil SEMP, berbicara dengan Li Dongsheng, pimpinan raksasa elektronik China TCL Group, di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua)
Raksasa elektronik China TCL membidik kerja sama yang lebih erat dengan produsen alat rumah tangga terkemuka Brasil SEMP, yang merupakan perusahaan pertama di Brasil yang memproduksi radio dan televisi buatan dalam negeri.
Shenzhen, China (Xinhua) – Raksasa elektronik China TCL membidik kerja sama yang lebih erat dengan produsen alat rumah tangga terkemuka Brasil SEMP saat pemimpin kedua perusahaan tersebut bertemu di Shenzhen, China selatan, pada pekan ini.Affonso Brandao Hennel, pengusaha Brasil berusia 94 tahun yang merupakan pendiri SEMP, tiba di kota pusat teknologi China tersebut setelah menempuh penerbangan selama 23 jam untuk bertemu dengan Li Dongsheng, pimpinan TCL Group. Tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk menjajaki peluang kolaborasi dan memperluas bisnis bersama mereka ke sektor fotovoltaik (photovoltaic/PV).Didirikan pada 1942, SEMP merupakan perusahaan pertama di Brasil yang memproduksi radio dan televisi buatan dalam negeri. Kolaborasi antara TCL dan SEMP dimulai pada 2016 ketika Hennel dan Li bekerja sama untuk mendirikan perusahaan patungan SEMP TCL yang berbasis di Brasil.Sejak saat itu, pangsa pasar perangkat TV merek SEMP TCL terus meningkat, dan kini termasuk salah satu dari tiga merek teratas di Brasil, dengan potensi pasar yang luar biasa besar karena Brasil adalah negara terpadat kelima di dunia."Peluang bisnis antara China dan Brasil berkembang pesat. Kami menaruh kepercayaan untuk mencocokkan kebutuhan Brasil dan kapabilitas China sebagai pemasok," tutur Hennel, seraya menambahkan bahwa dia yakin produk-produk yang diproduksi bersama mencapai kesuksesan besar di Brasil.TCL Tech, cabang kelistrikan di TCL, membukukan pendapatan lebih dari 160 miliar yuan pada 2022. Dengan 43 pusat penelitian dan pengembangan (R&D) dan 32 basis manufaktur secara global, bisnis TCL menjangkau lebih dari 160 negara dan kawasan.Sejak berkolaborasi dengan TCL, SEMP terus melakukan transformasi teknologi dalam produksi, meningkatkan efisiensi pengendalian mutu produk, serta meluncurkan langkah-langkah inovatif, termasuk perakitan otomatis, ke basis-basis manufakturnya di Brasil.Menurut Hennel, kisah kedua perusahaan juga menjadi cerminan sejati dari perusahaan-perusahaan China yang sedang mempercepat partisipasi di pasar internasional dan mencapai kerja sama yang saling menguntungkan dengan pasar global."China menghadirkan peluang terbesar bagi perusahaan-perusahaan Brasil untuk menjalin kemitraan," ujar Hennel. SEMP senang dapat memulai kemitraan baru dalam bisnis PV dengan TCL di masa mendatang, tambahnya.*1 yuan = 2.193 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Dari kopi hingga AI, China-ASEAN Expo buka peluang baru bagi produk Indonesia
Indonesia
•
22 Sep 2026

Ekspor kopi Kenya capai 47.861 ton pada 2023
Indonesia
•
28 Feb 2024

PM Albanese sebut pasokan bahan bakar Australia akan semakin sulit dalam beberapa bulan mendatang
Indonesia
•
27 Mar 2026

Pertumbuhan pendapatan medsos diperkirakan melambat saat TikTok dan Apple bersaing
Indonesia
•
21 Jul 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
