
Pertumbuhan pendapatan medsos diperkirakan melambat saat TikTok dan Apple bersaing

Ilustrasi. Persaingan yang semakin ketat antara TikTok dan Apple dalam periklanan mengancam kesengsaraan ekonomi semakin bertambah pada kuartal kedua tahun 2022. (Solen Feyissa on Unsplash)
Ilustrasi. Platform media sosial telah memperingatkan para investor dan karyawan bahwa gelombang sedang berubah ketika inflasi bertahan di sekitar level tertinggi 40 tahun, periode di mana merek-merek dagang menghabiskan lebih sedikit uang untuk iklan. (Gerd Altmann from Pixabay)
Penjualan iklan media sosial global sekarang diperkirakan tumbuh sebesar 11 persen yang merupakan laju paling lambat dalam catatan, menurut perusahaan intelijen media MAGNA, yang menurunkan perkiraan pertumbuhan dari 18 persen. (Gerd Altmann from Pixabay)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Asia habiskan 50 miliar dolar AS pada September untuk pertahankan nilai mata uang
Indonesia
•
14 Oct 2022

Pertamina NRE-Masdar UEA kembangkan energi bersih di Indonesia
Indonesia
•
05 Nov 2021

Dorongan pada potensi perempuan tambah 26 persen PDB global
Indonesia
•
17 Mar 2022

Venesia akan kenakan biaya 5 euro pada turis yang hanya berkunjung sehari
Indonesia
•
06 Apr 2024


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
