
Tingkatkan pengalaman pengguna, Alibaba perbarui aplikasi AI andalannya Quark

Orang-orang mengunjungi stan Alibaba.com dalam Pameran Impor dan Ekspor China ke-136 di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua/Liu Dawei)
Quark merupakan aplikasi pertama dalam bisnis Alibaba yang melibatkan interaksi langsung dengan pengguna yang sepenuhnya memanfaatkan model-model dasar patennya.
Hangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Raksasa e-commerce China, Alibaba, pada Kamis (13/3) merilis versi terbaru dari aplikasi Quark, teknologi asisten kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) komprehensif yang didukung oleh model penalaran canggih berbasis Qwen milik Alibaba.Quark merupakan aplikasi pertama dalam bisnis Alibaba yang melibatkan interaksi langsung dengan pengguna yang sepenuhnya memanfaatkan model-model dasar patennya, menandai tonggak penting dalam strategi Alibaba untuk mengintegrasikan teknologi AI di seluruh bisnisnya.Quark yang telah diperbarui ini menawarkan kemampuan canggih seperti chatbot AI, pemikiran mendalam (deep thinking), riset mendalam, dan eksekusi tugas ke dalam antarmuka pengguna yang mudah. Quark menargetkan untuk melakukan berbagai fungsi, mulai dari penelitian akademis hingga penyusunan dokumen, pembuatan gambar, presentasi, diagnostik medis, perencanaan perjalanan, dan pemecahan masalah.Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan yang kompleks dan bercabang serta merespons tindak lanjut dengan informasi yang lebih mendalam tentang suatu topik secara langsung pada mesin pencarian."Versi terbaru dari Quark ini hanyalah awalnya. Seiring kemampuan model kami terus berkembang, kami membayangkan Quark sebagai pintu gerbang menuju kemungkinan yang tak terbatas di mana pengguna dapat mengeksplorasi segala sesuatu dengan AI," kata Wu Jia, CEO Quark sekaligus wakil presiden Alibaba Group.Dalam laporan pendapatan terbarunya, Alibaba Group menyampaikan pihaknya akan meningkatkan investasi di tiga area inti dari strategi AI-nya dalam tiga tahun ke depan, yaitu infrastruktur untuk AI dan komputasi awan, pengembangan model dasar dan aplikasi asli AI, serta integrasi AI di seluruh bisnis yang sudah ada."Kami yakin bahwa integrasi model AI besar memiliki potensi yang sangat besar pula untuk meningkatkan pencarian, produktivitas, pembuatan konten, dan efisiensi di tempat kerja," ujar CEO Alibaba Group Eddie Wu dalam konferensi pers baru-baru ini.Diluncurkan pada 2016 sebagai peramban jejaring yang diinkubasi di bawah Alibaba Group, Quark telah menjadi platform layanan informasi dengan dukungan AI terkemuka, dengan lebih dari 200 juta pengguna di China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Insider: Raksasa-raksasa bisnis waspadai resesi AS
Indonesia
•
22 Nov 2022

DFSK buka prapemesanan kendaraan listrik hibrida ‘plug-in’ di Indonesia, klaim jarak tempuh hingga 1.400 km
Indonesia
•
25 Jun 2026

Investasi AI China diperkirakan bakal tembus 38 miliar dolar AS pada 2027
Indonesia
•
27 Aug 2023

Indeks harga produsen China turun 5,4 persen pada Juni 2023
Indonesia
•
11 Jul 2023


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
