
Tim ekspedisi China capai puncak tertinggi dunia untuk penelitian ilmiah

Anggota tim ekspedisi China berhasil mencapai puncak Gunung Qomolangma pada Selasa (23/5/2023). (Xinhua)
Puncak Gunung Qomolangma di ketinggian 8.848,86 meter berhasil dicapai oleh tim ekspedisi China, yang bertujuan untuk mengumpulkan sampel es dan salju yang akan digunakan untuk penelitian polutan udara, khususnya polutan-polutan baru.
Basis Kamp Gunung Qomolangma, Tibet (Xinhua) – Sebuah tim ekspedisi China berhasil mencapai puncak Gunung Qomolangma pada Selasa (23/5) untuk melakukan penelitian ilmiah di puncak tertinggi dunia tersebut.Para anggota tim ekspedisi berangkat dari basis kamp di ketinggian 8.300 meter pada Selasa pukul 03.00 waktu setempat dan tiba di stasiun pemantauan cuaca yang berada di ketinggian 8.830 meter, yang merupakan stasiun pemantauan cuaca di lokasi tertinggi di dunia, setelah melakukan pendakian yang sulit selama delapan jam.Usai memasang kawat baja, mengganti baterai, serta memasang sejumlah sensor kecepatan dan arah angin, pekerjaan mereka untuk meningkatkan kinerja stasiun pemantauan cuaca tersebut pun rampung.Mereka kemudian mendaki ke puncak gunung di ketinggian 8.848,86 meter guna mengumpulkan sampel es dan salju yang akan digunakan untuk penelitian polutan udara, khususnya polutan-polutan baru.Ekspedisi Gunung Qomolangma 2023 ini merupakan bagian dari ekspedisi ilmiah komprehensif kedua ke Dataran Tinggi Qinghai-Tibet yang dimulai pada 2017. Sejak akhir April, sebanyak 170 ilmuwan telah melakukan penelitian terkait air, ekologi, dan aktivitas manusia di sekitar kawasan Gunung Qomolangma.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Perkakas batu periode Paleolitikum ditemukan di Mongolia Dalam, China utara
Indonesia
•
04 Jan 2023

Feture – Menelusuri asal-usul patung singa perunggu ikonik di Venesia, yang kemungkinan berasal dari China
Indonesia
•
11 Nov 2024

Studi ungkap cuaca ekstrem dapat picu invasi spesies pendatang
Indonesia
•
10 Nov 2023

China tanam tape grass untuk burung musim dingin di danau terbesarnya
Indonesia
•
14 Mar 2023


Berita Terbaru

Peneliti Spanyol gunakan ‘drone’ dan AI untuk identifikasi gandum yang tahan terhadap perubahan iklim
Indonesia
•
01 May 2026

Sinar matahari bisa ubah limbah plastik jadi bahan bakar bersih
Indonesia
•
30 Apr 2026

Peneliti buat peta pertama untuk reseptor penciuman di hidung
Indonesia
•
30 Apr 2026

Ada mikroplastik di dalam otak manusia, peneliti ungkap pola distribusinya
Indonesia
•
30 Apr 2026
