
Fokus Berita - PULDAPII luncurkan Muslim EduFest 2026, perkuat ekosistem pendidikan Islam nasional

Prosesi grand launching ditandai dengan penyerahan plakat antara KPMI yang diwakili oleh Ketua Umum KPMI Pusat, Rachmat Sutarnas Marpaung (tiga dari kiri), dan PULDAPII yang diwakili oleh Ketua UmumnyI, K.H. Aslam Muhsin Abidin (dua dari kanan), sebagai simbol kerja sama kedua lembaga dalam menyukseskan penyelenggaraan PULDAPII Muslim EduFest 2026. (Foto: Istimewa)
PULDAPII Muslim EduFest 2026 juga direncanakan menghadirkan konferensi pendidikan, science fair, forum pesantren berdaya saing, deklarasi kolaborasi pendidikan Islam, serta berbagai program penguatan mutu pendidikan.
Bogor, Jawa Barat, Indonesia Window) – Perkumpulan Lembaga Dakwah dan Pendidikan Islam Indonesia (PULDAPII) resmi meluncurkan PULDAPII Muslim EduFest 2026 melalui agenda grand launching di Gedung Ukhuwwah, Al Binaa Islamic Boarding School, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (3/6).
Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian program menuju penyelenggaraan PULDAPII Muslim EduFest 2026 yang mengusung tema ‘Khairu Ummah for Global Civilization’.
Peluncuran tersebut dihadiri oleh pimpinan dan pengurus lembaga anggota PULDAPII, jajaran Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI), PT Lima Events Indonesia, serta para pegiat dakwah dan pendidikan Islam dari berbagai daerah.
Direktur PT Lima Events Indonesia, Taufik Surya Hidayat, mengatakan penyelenggaraan Muslim EduFest berangkat dari kebutuhan masyarakat Muslim untuk memperoleh akses informasi pendidikan Islam yang lebih luas dan terintegrasi.
Menurut dia, Muslim EduFest yang pertama kali digelar pada 2023 kini memasuki fase penguatan melalui kolaborasi bersama PULDAPII sebagai wadah nasional lembaga dakwah dan pendidikan Islam.
"Melalui kolaborasi ini, Muslim EduFest diharapkan menjadi ruang temu antara masyarakat, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan pendidikan Islam," katanya.
Dia menjelaskan, selain pameran pendidikan, kegiatan tersebut juga akan menghadirkan berbagai program pendukung seperti Olimpiade, Science Fair, kompetisi business plan, perlombaan olahraga, kajian Islam, workshop bisnis, serta pameran produk dan layanan umat.
Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Pusat, Rachmat Sutarnas Marpaung, menyebut kerja sama antara KPMI, PULDAPII, dan Al Binaa merupakan sinergi yang telah terbangun selama beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, penguatan kolaborasi pada penyelenggaraan PULDAPII Muslim EduFest 2026 menjadi langkah strategis untuk memperluas dampak dakwah melalui sektor pendidikan.
"Kami melihat banyak titik temu antara KPMI dan PULDAPII, terutama dalam upaya membangun umat melalui pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, anggota Dewan Pembina PULDAPII, Ustadz Ade Hermansyah, Lc., mengingatkan pentingnya menjaga orientasi dakwah dalam setiap aktivitas yang dilakukan oleh lembaga pendidikan Islam.
Ustadz Ade mengajak seluruh peserta untuk meluruskan niat dan menjadikan partisipasi dalam PULDAPII Muslim EduFest sebagai bagian dari amal yang diniatkan untuk kemaslahatan umat.
Menurutnya, pameran pendidikan merupakan sarana yang dapat digunakan untuk memperkenalkan lembaga pendidikan Islam kepada masyarakat luas selama tetap berpegang pada prinsip kejujuran dan profesionalitas.
"Kita hadir bukan untuk saling menjatuhkan atau bersaing secara tidak sehat, tetapi untuk saling menguatkan dan memperkenalkan kebaikan kepada masyarakat," katanya.
Ketua Umum PULDAPII sekaligus Mudir Al Binaa Islamic Boarding School, K.H. Aslam Muhsin Abidin, Lc., mengatakan PULDAPII Muslim EduFest merupakan ikhtiar bersama untuk membangun bentuk kolaborasi baru yang memberikan manfaat lebih luas bagi umat.
Menurut dia, kolaborasi antarlembaga menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari dalam menghadapi tantangan pendidikan dan dakwah di era saat ini.
Dia berharap PULDAPII Muslim EduFest dapat menjadi model sinergi nasional yang mempertemukan berbagai unsur pendidikan Islam dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan membuka akses yang lebih luas bagi para santri untuk berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi akademik maupun nonakademik.
"PULDAPII ingin menghadirkan wadah bersama agar pesantren-pesantren anggota memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan berprestasi," ujarnya.
Prosesi grand launching ditandai dengan penyerahan plakat antara KPMI dan PULDAPII sebagai simbol kerja sama kedua lembaga dalam menyukseskan penyelenggaraan PULDAPII Muslim EduFest 2026.
Program PULDAPII Muslim EduFest 2026
Usai peluncuran, panitia juga memaparkan rangkaian program kegiatan yang akan dilaksanakan menjelang puncak acara.
Panitia PULDAPII Muslim EduFest 2026, Ustadz Aminullah Yasin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai gerakan bersama menuju terbentuknya ekosistem pendidikan Muslim Indonesia yang lebih kuat dan terhubung.
Menurut dia, berbagai program Road to Expo (RTE) akan digelar sebagai bagian dari rangkaian menuju pelaksanaan utama.
Program tersebut mencakup lomba tahfiz Al-Qur'an, khitabah, olimpiade, karya ilmiah remaja, desain poster, panahan, basket, dan berbagai kompetisi lainnya yang dapat diikuti oleh peserta dari berbagai lembaga pendidikan Islam.
Selain itu, PULDAPII Muslim EduFest 2026 juga direncanakan menghadirkan konferensi pendidikan, science fair, forum pesantren berdaya saing, deklarasi kolaborasi pendidikan Islam, serta berbagai program penguatan mutu pendidikan.
Panitia membuka sejumlah skema partisipasi bagi lembaga pendidikan, mulai dari booth mandiri, booth kolaboratif antar lembaga, hingga booth bersama yang dikelola panitia.
Lembaga, perusahaan, maupun komunitas juga dapat berpartisipasi sebagai exhibitor, sponsor, mitra penyelenggara lomba, maupun mitra promosi kegiatan.
Acara peluncuran berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari para pimpinan serta pengelola pondok pesantren anggota PULDAPII yang hadir dari berbagai daerah.
Di antara peserta yang hadir adalah Ustadz Agus Fadilla Sandi, S.H., M.Ag., Mudir Bidang SDM dan Dakwah Ma'had Sabilul Qur'an (MSQ).

Menurutnya, agenda tersebut memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai arah pengembangan PULDAPII Muslim EduFest sekaligus menjadi sarana mempererat ukhuwah di antara para pegiat pendidikan dan dakwah Islam.
"PULDAPII Muslim EduFest memiliki potensi menjadi ajang kolaborasi yang memperkuat jejaring lembaga pendidikan Islam sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap informasi pendidikan yang berkualitas," katanya.
PULDAPII Muslim EduFest sendiri akan digelar secara nasional pada 28–30 Agustus 2026 di Hall 9–10 ICE BSD City Tangerang.
Kegiatan diharapkan menjadi salah satu pameran pendidikan Islam terbesar di Indonesia sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan Islam dalam menyiapkan generasi Muslim yang berdaya saing dan berkontribusi bagi peradaban global.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Haji 1445 – Kantor Kesehatan Haji Indonesia siapkan 62 ton obat bagi jamaah
Indonesia
•
13 May 2024

Indonesia kecam keras kekerasan oleh Israel di Gaza
Indonesia
•
19 Oct 2023

Presiden Jokowi luncurkan lumbung pangan berbasis mangga di Gresik
Indonesia
•
22 Aug 2022

Praktisi: Aqsa Working Group jalankan peran ‘second track diplomacy’
Indonesia
•
21 Jan 2022


Berita Terbaru

Pergantian kepemimpinan BGN, Pemerintah pastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan semakin kuat
Indonesia
•
03 Jun 2026

Surplus neraca perdagangan berlanjut
Indonesia
•
03 Jun 2026

Jakarta hingga Demak perlahan tenggelam, dan tergenang permanen
Indonesia
•
01 Jun 2026

Kemnaker fasilitasi sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni MagangHub di 21 balai pelatihan vokasi
Indonesia
•
01 Jun 2026
