
Tim peneliti Australia identifikasi protein kunci dalam penyimpanan lemak seluler

Ilustrasi. (Giovanni Crisalfi on Unsplash)
Protein krusial bernama CHP1 memainkan peran sentral dalam cara sel mengelola dan menyimpan lemak, menawarkan wawasan baru bagi penelitian kesehatan.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti di Australia mengidentifikasi protein kunci yang memainkan peran sentral dalam cara sel mengelola dan menyimpan lemak, menawarkan wawasan baru bagi penelitian kesehatan.Penelitian itu mengidentifikasi protein krusial bernama CHP1 yang berperan sebagai pengatur utama dalam proses ini. Temuan ini dapat membantu penelitian terkait kondisi yang berhubungan dengan penyimpanan lemak yang tidak normal, menurut pernyataan yang dirilis oleh University of New South Wales (UNSW) di Australia pada Jumat (29/8)."Memahami proses ini merupakan langkah yang sangat penting dalam pengembangan strategi baru untuk mengatasi berbagai gangguan metabolisme seperti obesitas dan diabetes," ujar Guang Yang dari Fakultas Bioteknologi dan Ilmu Biomolekuler UNSW selaku penulis utama penelitian tersebut.Lemak, atau lipid, disimpan di dalam sel pada kompartemen kecil yang dinamai droplet lipid, yang esensial untuk penyimpanan energi dan berbagai fungsi seluler lainnya.Penelitian itu mengungkapkan bahwa penghilangan CHP1 menyebabkan penurunan signifikan pada ukuran droplet lipid, dan menunjukkan CHP1 merupakan pengatur utama metabolisme lemak di dalam sel tersebut.Tim peneliti menemukan bahwa CHP1 secara langsung memengaruhi enzim-enzim kunci, yang dikenal sebagai GPAT mikrosomal, yang bertanggung jawab atas pembentukan molekul lemak sekaligus mengarahkannya ke permukaan droplet lipid, lokasi di mana lemak paling dibutuhkan.Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences di Amerika Serikat tersebut memperluas pemahaman soal bagaimana sel mengatur metabolisme lemak, yang diharapkan dapat membuka jalan bagi pengobatan baru.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Chief Development Officer ZTE tekankan pentingnya inovasi dan kerja sama
Indonesia
•
01 Mar 2024

Feature – Dari tangan manusia ke robot AI, begini masa depan pertanian kapas di Uighur Xinjiang
Indonesia
•
23 Jul 2026

Ilmuwan ungkap hominin Asia Timur kuasai teknologi perkakas batu sejak 1,1 juta tahun silam
Indonesia
•
08 Mar 2024

Studi temukan kereta pengangkut batu bara tingkatkan polusi udara di perkotaan AS
Indonesia
•
03 May 2023


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
