
Progres megaproyek kereta api Malaysia capai 60 persen

Foto ini menunjukkan lokasi peluncuran proyek East Coast Rail Link di Kuantan, Malaysia, pada 11 Desember 2023. (Xinhua/Chong Voon Chung)
Progres pembangunan East Coast Rail Link (ECRL), sebuah megaproyek kereta api di Malaysia yang sedang dibangun oleh China Communications Construction Company (CCCC) telah mencapai 60 persen.
Kuala Lumpur, Malaysia (Xinhua) – Progres pembangunan East Coast Rail Link (ECRL), sebuah megaproyek kereta api di Malaysia yang sedang dibangun oleh China Communications Construction Company (CCCC) telah mencapai 60 persen.CEO Malaysia Rail Link Darwis Abdul Razak mengatakan kepada wartawan pada Ahad (24/3) malam bahwa proyek kereta api tersebut menunjukkan kemajuan terbesar di Negara Bagian Kelantan, dengan 75,8 persen pekerjaan telah selesai."Proyek ECRL di Kelantan yang mencakup 43 kilometer melibatkan pembangunan dua stasiun, yaitu satu stasiun penumpang di Kota Bharu dan satu stasiun penumpang dan kargo di Pasir Puteh," ujarnya.Jalur ECRL dari Kota Baru ke Terminal Transportasi Terpadu (Integrated Transport Terminal/ITT) di Gombak (Negara Bagian Selangor) diperkirakan akan selesai sesuai jadwal pada Desember 2026 dan akan mulai beroperasi pada Januari 2027, sementara jalur ECRL dari Gombak ke Port Klang diperkirakan akan selesai pada Desember 2027," ujarnya.Darwis menambahkan bahwa tiga terobosan terowongan telah tercapai baru-baru ini untuk ECRL, sehingga total terobosan terowongan menjadi 30.Sebuah proyek infrastruktur besar di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) yang diusulkan China, rute ECRL berawal dari pusat transportasi terbesar di Malaysia, Port Klang, dan melintasi semenanjung tersebut ke Negara Bagian Kelantan di Malaysia timur laut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Hongaria perpanjang penerapan plafon harga makanan pokok
Indonesia
•
14 Dec 2022

Feature – Demam kopi di "kota masa depan" China dorong semangat kewirausahaan
Indonesia
•
21 Feb 2024

WTO: Pertumbuhan perdagangan dunia diperkirakan turun tajam pada 2023
Indonesia
•
06 Oct 2022

Arab Saudi penghasil kurma terbanyak kedua dunia dengan 1,5 juta ton per tahun
Indonesia
•
28 Jun 2021


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
