
Produsen sepeda motor listrik China bangun pabrik di Kendal, Jawa Tengah

Foto yang diabadikan pada 16 April 2024 ini menunjukkan sepeda motor listrik buatan China yang dijual di Pasar al-Sadriya di Baghdad, Irak. (Xinhua/Khalil Dawood)
Produsen sepeda motor listrik asal China, Sunra, memulai pembangunan pabrik lokalnya di Kawasan Industri Kendal, Provinsi Jawa Tengah, melalui anak perusahaannya, yakni PT Sunra Asia-Pacific Hi-Tech (Sunra Indonesia), dengan nilai investasi sebesar 120 juta dolar AS.
Jakarta (Xinhua) – Produsen sepeda motor listrik asal China, Sunra, memulai pembangunan pabrik lokalnya di Kawasan Industri Kendal, Provinsi Jawa Tengah, pada Jumat (3/5) melalui anak perusahaannya, yakni PT Sunra Asia-Pacific Hi-Tech (Sunra Indonesia).Proyek dengan nilai investasi 120 juta dolar AS ini akan berkontribusi dalam mengembangkan ekosistem kendaraan ramah lingkungan di Indonesia sekaligus menciptakan ribuan lapangan kerja baru.Pabrik Sunra Indonesia yang dibangun di atas lahan seluas 12,7 hektare itu rencananya akan selesai dalam dua tahap dengan masa konstruksi 18 bulan, dan diharapkan akan siap beroperasi mulai 2025.Setelah beroperasi penuh, pabrik ini dirancang untuk memenuhi kapasitas produksi tahunan hingga 1 juta unit kendaraan listrik roda dua. Nantinya, pabrik ini akan melayani empat proses utama dalam produksi, mulai dari pembuatan rangka, pengelasan, pengecatan, hingga proses perakitan akhir, serta akan dilengkapi dengan bengkel motor dan bengkel baterai pack. Perusahaan tersebut juga berkomitmen untuk mengintegrasikan rantai pasokan produksi dan melakukan lokalisasi di Indonesia.Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia (RI) Taufik Bawazier, yang hadir dalam upacara peletakan batu pertama pembangunan pabrik tersebut, mengungkapkan bahwa saat ini, pemerintah sedang berfokus pada program elektrifikasi kendaraan sebagai salah satu upaya untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca. Pemerintah juga telah menerbitkan sejumlah aturan untuk mendukung program tersebut.Chairman Sunra Group Zhang Chongshun mengatakan bahwa pembangunan pabrik di Kendal ini merupakan bentuk komitmen dukungan perusahaan terhadap gagasan pemerintah tersebut. "Kami berharap dapat memberikan kontribusi signifikan bagi program pemerintah dan mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," ujarnya.Selain menambah investasi dan berkontribusi pada peningkatan elektrifikasi kendaraan roda dua, proyek pabrik di Kendal ini juga akan menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja lokal.*1 dolar AS = 16.094 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Polisi telah terima 14 kantong jenazah korban kebakaran depo Pertamina
Indonesia
•
04 Mar 2023

Presiden serahkan pesawat MRCA Rafale dan Sistem Pertahanan Modern untuk perkuat Pertahanan Udara Nasional
Indonesia
•
18 May 2026

14 meninggal saat gempa dengan magnitudo 5,6 guncang Cianjur
Indonesia
•
21 Nov 2022

Indonesia butuh lebih dari 1 triliun dolar AS untuk capai target SDGs
Indonesia
•
09 Aug 2022


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
