
PRITA KEMAL GANI, 30 Tahun Sebagai Pendidik, Pemimpin, Tokoh Humas, Istri dan Ibu

Buku: PRITA KEMAL GANI. 30 Tahun Sebagai Pendidik. Multi Peran Menjadi Pemimpin, Tokoh Humas, Istri dan Ibu. (Indonesia Window)
Resensi singkat buku:
'PRITA KEMAL GANI. 30 Tahun Sebagai Pendidik. Multi Peran Menjadi Pemimpin, Tokoh Humas, Istri dan Ibu'
Pertama-tama kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Prita Kemal Gani yang telah menghadiahi kami buku tentang biografi beliau yang eksklusif, menarik dan mewah.Kami juga mengucapkan selamat ke pada Ibu Prita atas keberhasilan membangun London School of Public Relations (LSPR) yang saat ini telah menjadi LSPR Institute of Communication & Business. Semoga lembaga pendidikan ini terus berkembang dan berguna bagi bangsa dan negara Republik Indonesia yang kita cintai.Ucapan selamat juga kami sampaikan kepada Ibu Asteria Elanda yang telah berhasil membuat buku yang sangat inspiratif ini, 'PRITA KEMAL GANI. 30 Tahun Sebagai Pendidik. Multi Peran Menjadi Pemimpin, Tokoh Humas, Istri dan Ibu'.Tentang buku
Setelah memperhatikan, mengamati, membaca dan mencermati buku, 'PRITA KEMAL GANI. 30 Tahun Sebagai Pendidik. Multi Peran Menjadi Pemimpin, Tokoh Humas, Istri dan Ibu', yang ditulis oleh seorang profesional Asteria Elanda dan timnya, Indonesia Window melihat buku tersebut merupakan jenis buku yang bersifat atau dengan format coffee table book yang menarik.Coffee table book merupakan buku yang disajikan dengan desain yang menarik dan menginspirasi, yang biasanya diletakkan di meja ruang tamu rumah tinggal, café, hotel dan lain sebagainya.Biasanya coffee table book akan langsung mendapat perhatian pembaca dengan mengambil buku tersebut tanpa proses berpikir panjang begitu mereka melihat tampilan bukunya yang menarik (eye catching), dengan judul yang menginspirasi dan dapat dijadikan referensi.Dengan sampul keras (hard cover) dan berkualitas, buku setebal kurang lebih 174 halaman ini cukup handy (ringan untuk dibawa). Buku ditulis dengan menggunakan ukuran font yang nyaman, bahasa populer yang sederhana (tidak terlalu teknis), dan struktur bahasa yang lancar untuk dibaca sehingga pesan yang disampaikan dalam buku ini mudah diterima dan dipahami oleh pembaca dari kalangan mana pun.Ditulis di atas kertas dengan jenis glossy, buku ini terkesan mewah dan menawan.Buku ini juga menarik karena dilengkapi dengan foto-foto yang mendukung dan caption (keterangan foto) serta spread sheet foto yang menawan tentang seorang tokoh wanita di bidang kehumasan yang sangat berpengalaman dalam membangun usaha dan menginspirasi.Penulis juga meyakinkan pembaca dengan beberapa quotes dan endorsement (komentar dan pengakuan) dari beberapa tokoh terkemuka seperti pejabat publik dan swasta, artis, pengusaha sukses dan wartawan.Kesimpulannya, buku coffee table ini sangat menarik (eye catching), nyaman dibaca dengan foto-foto dan caption yang mendukung serta handy (mudah dan ringan dibawa).Saran kami, buku ini layak diterjemahkan – paling tidak – ke dalam Bahasa Inggris mengingat Ibu Prita Kemal Gani merupakan tokoh dari LSPR Institute of Communication & Business yang dikenal tidak saja di Indonesia, tapi juga di luar negeri.Terima kasih.Salam hangat dari Indonesia WindowCatatan: Resensi selanjutnya akan kami buat tentang isi atau substansi buku tersebut.Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – WHO: Akhir fase darurat makin dekat terlepas dari Omicron
Indonesia
•
03 Dec 2022

Feature – China luncurkan serangkaian upaya untuk lindungi siswa dari miopia, obesitas, dan skoliosis
Indonesia
•
17 May 2024

Pakar sebut keberhasilan CPC berkat kemampuannya beradaptasi
Indonesia
•
10 Oct 2022

Lembaga pemikir INSISTS bahas pendidikan holistik islam dalam temu ilmiah 2025
Indonesia
•
09 Dec 2025


Berita Terbaru

Feature – Remaja difabel Gaza berjuang bertahan hidup di tengah luka dan pengungsian
Indonesia
•
24 May 2026

Beban kesehatan mental global naik dua kali lipat sejak 1990
Indonesia
•
23 May 2026

Jumlah kasus hantavirus yang dilaporkan naik jadi 12, kasus kematian 3
Indonesia
•
23 May 2026

Feature – Kawan atau lawan? Menengok lika-liku masyarakat Indonesia ‘berteman’ dengan AI
Indonesia
•
23 May 2026
