
Laos tingkatkan kewaspadaan hadapi ancaman wabah antraks

Seekor gajah bermain basket di Festival Gajah di Xayaboury, Laos, pada 22 Februari 2025. Festival Gajah tahunan diadakan di Xayaboury pada 18-24 Februari. (Xinhua/Kaikeo Saiyasane)
Potensi risiko antraks di Laos meningkat menyusul adanya laporan wabah penyakit tersebut di Provinsi Mukdahan, Thailand.
Vientiane, Laos (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Pertanian dan Kehutanan Laos mendesak otoritas dan masyarakat untuk menjaga kewaspadaan dan kesadaran terhadap potensi risiko antraks, menyusul adanya laporan wabah penyakit tersebut di Provinsi Mukdahan, Thailand.Untuk mencegah terjadinya wabah, kementerian itu mengeluarkan pemberitahuan yang mendesak semua sektor terkait, termasuk penduduk dan pelaku usaha, untuk menangguhkan impor dan transit hewan ternak, termasuk sapi, kerbau, domba, kambing, babi, kuda, dan produk-produk hewani terkait dari Thailand, menurut laporan kementerian tersebut pada Senin (5/5).Otoritas daerah, khususnya di kawasan perbatasan, diinstruksikan untuk menerapkan langkah-langkah pengendalian penyakit secara ketat, termasuk inspeksi menyeluruh, larangan impor hewan dari Thailand, serta wajib melakukan penyemprotan disinfektan terhadap semua kendaraan yang masuk ke Laos dari Thailand.Para pemilik ternak diimbau untuk memantau kesehatan hewan mereka secara ketat dan segera melaporkan gejala apa pun yang mencurigakan kepada otoritas terkait. Masyarakat juga disarankan untuk terus mendapatkan informasi mengenai risiko antraks, sementara kampanye vaksinasi, terutama di daerah-daerah yang berisiko tinggi, harus segera dilaksanakan.Antraks merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Bacillus anthracis, bakteri pembentuk spora yang secara alami muncul di tanah dan terutama menyerang hewan ternak serta satwa liar.Manusia dapat terjangkit antraks jika mereka melakukan kontak dengan hewan yang terinfeksi atau produk-produk hewani yang terkontaminasi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pertanian hidroponik vertikal terbesar di Dubai hasilkan 1 juta kg sayuran per tahun
Indonesia
•
14 Sep 2022

Feature – Jurnalis senior Indonesia serukan pentingnya perdamaian di kawasan Asia-Pasifik
Indonesia
•
26 Aug 2024

Studi sebut lebih dari 61.000 orang tewas akibat panas ekstrem di Eropa pada 2022
Indonesia
•
19 Jul 2023

Kedutaan Besar Iran sampaikan perkembangan kasus tewasnya Mahsa Amini
Indonesia
•
30 Sep 2022


Berita Terbaru

Temu alumni program pelatihan China digelar di Jakarta, perkuat kerja sama Indonesia-China
Indonesia
•
13 Jun 2026

Ikon budaya pop asal China Labubu tampil dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026
Indonesia
•
13 Jun 2026

Main medsos 2 jam sehari bisa tingkatkan risiko depresi pada remaja, studi 10 tahun ungkap faktanya
Indonesia
•
13 Jun 2026

1,8 miliar orang di dunia kurang olahraga, WHO nilai china punya praktik yang efektif
Indonesia
•
12 Jun 2026
