
Populasi monyet emas langka meningkat di Shennongjia, China

Foto yang diabadikan pada 19 Mei 2021 ini menunjukkan kawanan monyet emas di Pusat Penelitian Monyet Emas Dalongtan di Taman Nasional Shennongjia yang terletak di Provinsi Hubei, China tengah. (Xinhua/Xiao Yijiu)
Populasi monyet emas langka meningkat di Shennongjia, China tengah, dengan 1.618 ekor saat ini, bertambah 147 ekor dari angka yang tercatat dalam survei lima tahun lalu.
Wuhan, China (Xinhua) – Distrik Kehutanan Shennongjia di Provinsi Hubei, China tengah, melaporkan peningkatan populasi monyet emas berkat upaya perlindungan habitat.Area tersebut saat ini menjadi rumah bagi 1.618 ekor monyet emas, bertambah 147 ekor dari angka yang tercatat dalam survei lima tahun lalu, menurut hasil survei keempat yang dilakukan oleh pemerintah distrik tersebut.Sebagai habitat monyet emas paling timur, Shennongjia hanya memiliki 501 ekor monyet emas dengan habitat seluas 164 km persegi pada 1990. Angka ini mengalami peningkatan pada tahun-tahun berikutnya, dengan 1.282 ekor monyet emas hidup di area seluas 189 km persegi pada 2005 dan 1.471 ekor menghuni area seluas 354 km persegi pada 2019.Lebih dari 40 orang berkontribusi dalam survei terbaru ini. Mereka membantu melakukan investigasi lapangan dan analisis laboratorium selama lebih dari dua bulan. Selama proses ini, mereka menjelajahi 240 rute survei, dengan total jarak 58.800 km.Feng Wei, sekretaris komite Partai di Distrik Kehutanan Shennongjia, mengatakan bahwa survei itu mengindikasikan bahwa 1.618 monyet emas yang termasuk dalam 11 kelompok kini menghuni habitat seluas 401 km persegi di distrik itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China hasilkan lebih dari 32 zetabita data pada 2023
Indonesia
•
04 Apr 2024

Pantai Arktik Rusia kehilangan 7.000 hektar setiap tahun karena perubahan iklim
Indonesia
•
27 Dec 2021

Studi: Alat antarmuka otak-komputer tingkatkan fungsi motorik pasien strok
Indonesia
•
23 Apr 2024

Batu bara digunakan sebagai bahan bakar sejak 3.600 tahun silam di China
Indonesia
•
07 Aug 2023


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
