
China akan tingkatkan kemudahan akomodasi bagi pelaku perjalanan asing

Wisatawan asal Swiss berfoto bersama di depan Aula Doa untuk Panen yang Baik, atau Qiniandian, di Taman Tiantan (Kuil Surga) di Beijing, ibu kota China, pada 9 Juli 2024. (Xinhua/Ju Huanzong)
Platform pemesanan daring dan operator akomodasi dilarang mengiklankan secara ilegal bahwa mereka tidak menerima tamu asing.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China akan terus meluncurkan berbagai langkah untuk meningkatkan kemudahan akomodasi bagi pelaku perjalanan asing di China, demikian menurut surat edaran yang dirilis pada Kamis (25/7).Surat edaran tersebut, yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan China dan enam departemen pemerintah lainnya, mencatat bahwa departemen-departemen setempat dan platform pemesanan daring tidak boleh membatasi operator akomodasi untuk menerima tamu asing berdasarkan persyaratan kualifikasi.Platform pemesanan daring dan operator akomodasi dilarang mengiklankan secara ilegal bahwa mereka tidak menerima tamu asing, kata surat edaran tersebut.Surat edaran tersebut juga meminta operator untuk mengoptimalkan pengelolaan layanan pendaftaran akomodasi bagi pelaku perjalanan asing dan menyederhanakan prosedur pengumpulan informasi.Layanan pembayaran untuk tamu asing di sektor akomodasi juga akan difasilitasi secara lebih luas, imbuh surat edaran itu.
Seorang petugas polisi menjawab pertanyaan tentang izin masuk bebas visa bagi penumpang mancanegara di seksi pemeriksaan perbatasan di Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing di Beijing, ibu kota China, pada 10 Juli 2024. (Xinhua/Li Xin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kelangkaan pekerja picu persaingan bisnis antarnegara bagian di AS
Indonesia
•
16 Jun 2022

UE longgarkan persyaratan nol emisi 2035 untuk mobil baru
Indonesia
•
17 Dec 2025

Indonesia tawarkan pasar digital dalam kesepakatan perdagangan terbatas dengan AS
Indonesia
•
03 Nov 2020

Dewan Penasihat Ekonomi Jerman prediksi pertumbuhan nol pada 2025
Indonesia
•
23 May 2025


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
