
China rilis peta global pertama terkait amonia di atmosfer yang diamati oleh satelit Fengyun

Seorang pengunjung mengamati model satelit Fengyun-3 dalam Pameran Industri Internasional China (China International Industry Fair/CIIF) 2019 di Shanghai, China timur, pada 17 September 2019. (Xinhua/Zhang Jiansong)
Peta global amonia atmosfer (NH3) yang diamati oleh satelit meteorologi Fengyun milik China menunjukkan kemampuan satelit itu dalam mendeteksi konsentrasi amonia global secara kuantitatif.
Beijing, China (Xinhua) – Tim peneliti China berhasil memperoleh kolom pertama peta global amonia atmosfer (NH3) yang diamati oleh satelit meteorologi Fengyun milik negara tersebut, menunjukkan kemampuan satelit itu dalam mendeteksi konsentrasi amonia global secara kuantitatif.Pemantauan NH3 secara global sangat penting karena merupakan gas sisa kimiawi aktif yang memainkan peran penting terkait atmosfer dan perubahan iklim.Namun, metode-metode observasi konsentrasi amonia konvensional mempersulit perolehan data yang relevan dari kawasan kutub, gurun, lautan, dan hutan.Para peneliti dari Institut Fisika Atmosfer di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) menetapkan algoritma pengambilan untuk mendapatkan kolom NH3 dari Hyperspectral Independent Atmospheric Sounder (HIRAS) yang terpasang pada satelit Fengyun-3D serta menyajikan kolom peta global NH3 atmosfer pertama yang diamati oleh instrumen HIRAS.Algoritma tersebut juga dapat menentukan parameter interferensi, seperti ozon, karbon dioksida, uap air, dan suhu permukaan tanah secara serentak saat pengambilan NH3.Ke depannya, para peneliti berencana untuk lebih lanjut menyempurnakan algoritma pengambilan tersebut sekaligus memperkenalkan algoritma jaringan saraf (neural network algorithm) guna meningkatkan akurasi pengambilan maupun kualitas data observasi yang efektif di perairan laut serta wilayah-wilayah lintang tinggi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Mulai media sosial di usia 11 tahun, benarkah terlalu dini? Studi ungkap dampaknya
Indonesia
•
01 Sep 2026

Peneliti China prediksi pemanasan global berpotensi tingkatkan fenomena cuaca ‘Mei-yu’
Indonesia
•
10 Oct 2023

Pendekatan ekoteologi Islam perkuat tata kelola lingkungan
Indonesia
•
24 Feb 2026

Studi sebut para ilmuwan berhasil identifikasi leluhur baru jagung modern
Indonesia
•
02 Dec 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
