Wisata es dan salju China laporkan pertumbuhan dan peningkatan stabil

Pelatih ski Zhang Zhanhua (ketiga dari kanan) mengajarkan teknik-teknik olahraga ski di Lake Songhua Resort di Kota Jilin, Provinsi Jilin, China timur laut, pada 20 November 2022. (Xinhua/Yan Linyun)
Wisata es dan salju tergolong populer di kalangan konsumen China, dan jumlah peminat olahraga ski mengalami pertumbuhan pesat, dengan jumlah pemain olahraga ini melonjak lebih dari 70 persen (yoy) pada musim salju 2021-2022, menurut data dari agen perjalanan wisata daring Trip.com Group.
Beijing, China (Xinhua) – Pasar es dan salju China mencatatkan pertumbuhan yang kuat dan momentum peningkatan yang solid seiring semakin populernya olahraga musim dingin di kalangan konsumen.Nilai pasar tersebut naik 51,88 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada 2021 dan tahun ini diperkirakan akan melampaui angka 800 miliar yuan. Nilai pasar es dan salju berpotensi mencapai 1 triliun yuan pada 2025, menurut sebuah laporan tentang perkembangan industri itu.Wisata es dan salju tergolong populer di kalangan konsumen China, dan jumlah peminat olahraga ski mengalami pertumbuhan pesat, kata Shen Jiani, peneliti dari agen perjalanan wisata daring Trip.com Group. Dia juga mengatakan bahwa jumlah pemain ski di platformnya melonjak lebih dari 70 persen (yoy) pada musim salju 2021-2022."Alih-alih sekadar menjajal hal baru, para konsumen menjadikan olahraga ski sebagai hobi," kata Shen, mengacu pada pertumbuhan konsumsi signifikan yang berkaitan dengan aktivitas mempelajari olahraga ski pada dua musim salju sebelumnya.Melihat potensi pasar yang kuat, sejumlah langkah telah diambil untuk mendorong peningkatan industri guna memenuhi permintaan konsumen yang beragam.Sebagai contoh, Provinsi Jilin di China timur laut mengumumkan rencana untuk membangun sistem industri es dan salju modern yang berpusat pada pariwisata, olahraga, budaya, dan perlengkapan.Sisi pasokan dari industri es dan salju lebih mengutamakan konsumsi yang aman, ramah lingkungan, berkualitas tinggi, dan sehat, serta berupaya menciptakan skenario konsumsi baru dengan beragam produk dan jasa, kata Sun Chuanwang, seorang profesor di Universitas Xiamen.*1 yuan = 2.207 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Energi terbarukan sumbang lebih dari 62 persen pasokan energi Kamboja
Indonesia
•
15 Mar 2023

Perusahaan China promosikan kendaraan listrik di Panama
Indonesia
•
28 Feb 2023

Pemerintah kembangkan PLTA skala besar untuk industri
Indonesia
•
26 Sep 2020

Euro anjlok di bawah 1,02 dolar AS, capai titik terendah baru sejak 2022
Indonesia
•
15 Jan 2025
Berita Terbaru

BMW tarik ratusan ribu unit kendaraan terkait risiko kebakaran akibat ‘starter’
Indonesia
•
13 Feb 2026

Manggis asal Bali siap tambahkan aroma tropis di meja makan masyarakat China saat tahun baru Imlek
Indonesia
•
14 Feb 2026

DFSK sebut Indonesia jadi fondasi penting untuk produksi kendaraan di Asia Tenggara
Indonesia
•
13 Feb 2026

Feature – Terbukti andal, mobil listrik China kian diminati generasi muda Indonesia
Indonesia
•
09 Feb 2026
