
Perusahaan China nantikan investasi yang lebih banyak di pasar Indonesia

Foto dokumentasi ini menunjukkan basis produksi milik PT SGMW Motor Indonesia di Bekasi, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua)
Investasi perusahaan China di Indonesia diharapkan semakin meningkat seiring dengan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) yang mulai berlaku di Tanah Air.
Nanning, China (Xinhua) – Dalam satu bulan terakhir, SGMW Motor Indonesia (Wuling), anak perusahaan lokal milik SAIC-GM-Wuling (SGMW) di Indonesia, sedang berupaya penuh untuk memproduksi Air ev, model mobil energi baru yang diluncurkan pada awal Agustus lalu. Setelah memasuki pasar Indonesia selama satu bulan, pesanannya di negara ini sudah melampaui 2.500 unit dan pesanan baru masih menunggu dua bulan untuk dapat diserahkan.Pada Juli 2017, basis produksi Wuling di Bekasi, Jawa Barat yang pembangunannya memakan waktu 22 bulan dengan nilai investasi mencapai 1 miliar dolar AS, secara resmi mulai beroperasi. Kini, basis produksi tersebut sudah menjadi kawasan industri otomotif berfungsi lengkap yang memadukan sistem rantai pasokan, produksi dan layanan penjualan.Menurut Han Dehong, Wakil Manajer Umum PT SGMW Motor Indonesia, pemerintah Indonesia sedang mendorong Indonesia menjadi peserta penting dalam memajukan industri mobil energi baru, dan bahwa Indonesia telah menetapkan pengembangan industri mobil energi baru sebagai salah satu bidang prioritas dengan menerbitkan sejumlah kebijakan pendukung."SGMW memilih Indonesia sebagai tempat peluncuran Air ev, yang akan memasuki pasar global, karena prospek pasar Indonesia yang menjanjikan," tutur Han.Seiring dengan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) mulai berlaku di Indonesia, akan semakin banyak peluang perdagangan yang didatangkan ke negara ini dan impor-ekspor Indonesia akan lebih ditingkatkan. Para pebisnis yakin bahwa RCEP akan lebih mengoptimalkan lingkungan investasi Indonesia dan menarik lebih banyak perusahaan China untuk menanam modal di negara ini.SGMW adalah salah satu perusahaan yang akan menuai manfaat dari RCEP, karena sejumlah suku cadang untuk Air ev perlu diimpor dari China ke Indonesia untuk proses perakitan dan produksi selanjutnya. Setelah RCEP diberlakukan, perizinan bea cukai akan disederhanakan dan tarif bea cukai pun akan dikurangi, dan "SGMW akan memperluas investasi dan kapasitas produksi di Indonesia pada waktu yang tepat, berdasarkan situasi pasar lokal," menurut Han.
Foto dokumentasi ini menunjukkan mobil energi baru Air ev produksi SGMW yang diluncurkan di Indonesia. (Xinhua)
Foto dokumentasi ini menunjukkan Kawasan Industri Terpadu Indonesia China di Jakarta Timur. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Daerah punya potensi tinggi tingkatkan sebaran pendidikan berkualitas
Indonesia
•
06 Dec 2022

Kemenag RI akan terbitkan Al-Qur’an terjemahan Bahasa Betawi
Indonesia
•
02 Oct 2025

Indonesia Centre pertama diresmikan di Busan University, Korea Selatan
Indonesia
•
07 Jun 2022

Indonesia sumbang 500 bibit pohon filao untuk penghijauan Madagaskar
Indonesia
•
21 Dec 2020


Berita Terbaru

Menag RI apreasiasi pemerintah Saudi, tekankan peran lulusan LIPIA dalam dakwah Islam
Indonesia
•
28 Apr 2026

Korban tewas kecelakaan kereta di Bekasi naik jadi 14, Presiden Prabowo jenguk korban
Indonesia
•
28 Apr 2026

Indonesia berikan relaksasi tarif nol persen untuk impor elpiji dan plastik selama 6 bulan
Indonesia
•
28 Apr 2026

Kemnaker luncurkan ‘Talent and Innovation Hub’, perkuat kolaborasi talenta dan industri untuk ciptakan lapangan kerja
Indonesia
•
29 Apr 2026
