
Pertumbuhan permintaan gas global akan melambat pada 2022-2026

Harga bahan bakar terpampang di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di El Monte, Los Angeles County, California, Amerika Serikat, pada 28 September 2023. (Xinhua/Zeng Hui)
Pertumbuhan permintaan gas global akan melambat secara signifikan dalam jangka menengah (2022-2026), yang terjadi setelah satu dekade ekspansi yang kuat dengan gas menyumbang sekitar 40 persen pertumbuhan pasokan energi primer di seluruh dunia.
Paris, Prancis (Xinhua) – Pertumbuhan permintaan gas global akan melambat secara signifikan dalam jangka menengah (2022-2026), demikian disampaikan Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) pada Selasa (10/10). Perkembangan ini terjadi setelah satu dekade ekspansi yang kuat dengan gas menyumbang sekitar 40 persen pertumbuhan pasokan energi primer di seluruh dunia."Meski ketegangan pasar mereda selama tiga kuartal pertama 2023, pasokan gas tetap relatif terbatas dan harga terus mengalami volatilitas kuat, yang mencerminkan rapuhnya keseimbangan pasar gas global," jelas IEA dalam Laporan Gas Jangka Menengah 2023 terbarunya.IEA menyebutkan bahwa konsumsi gas secara keseluruhan di pasar-pasar matang (mature market) di Asia-Pasifik, Eropa, dan Amerika Utara akan menurun dalam jangka menengah tersebut sebagai akibat dari pesatnya penerapan energi terbarukan dan peningkatan standar efisiensi energi.
Seorang pria mengisikan bahan bakar ke sebuah kendaraan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kolombo, Sri Lanka, pada 29 Maret 2023. (Xinhua/Gayan Sameera)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bank Dunia perkirakan ekonomi Indonesia capai 5,2 persen pada 2022
Indonesia
•
28 Sep 2021

Presiden harap program bioetanol tebu dorong peningkatan kualitas tebu
Indonesia
•
04 Nov 2022

Menko Airlangga ajak AMTD Group berinvestasi di sektor keuangan, riil
Indonesia
•
24 May 2022

Fokus Berita – Penelitian Xinhua soroti pendekatan China terkait simbiosis kemanusiaan-ekonomi
Indonesia
•
04 Dec 2023


Berita Terbaru

Unitree Robotics bidik pendapatan 3 triliun rupiah, mulai proses IPO
Indonesia
•
31 Jul 2026

Kawasan Industri Morowali perkuat industri hijau, raih penghargaan IDX Channel ESG 2026
Indonesia
•
31 Jul 2026

BMW kehilangan laba Rp75 triliun dalam enam bulan, siapkan phk 8.000 karyawan
Indonesia
•
31 Jul 2026

Fokus Berita – Karhutla di Eropa telan kerugian Rp51,5 triliun per tahun, lebih dari 434.000 hektare lahan hangus
Indonesia
•
31 Jul 2026
