
PBB: Ratusan warga sipil tewas dan 370.000 mengungsi di Suriah utara dalam sepekan terakhir

Orang-orang menunggu di luar sebuah rumah sakit usai kelompok bersenjata memberondong peluru ke sebuah kompleks asrama di Kota Aleppo, Suriah utara, pada 29 November 2024. (Xinhua/Str)
Pertempuran yang kian memanas di Suriah bagian utara, yang meluas ke bagian lain negara itu, merupakan ancaman besar bagi keselamatan warga sipil, dan kerusakan infrastruktur turut mengancam pengiriman bantuan.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Ratusan warga sipil diperkirakan tewas atau terluka, dan sedikitnya 370.000 orang telah mengungsi selama sepekan pertempuran di Suriah utara, kata para aktivis kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (6/12).Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) memperingatkan bahwa pertempuran yang kian memanas di bagian utara, yang meluas ke bagian lain negara itu, merupakan ancaman besar bagi keselamatan warga sipil, dan kerusakan infrastruktur turut mengancam pengiriman bantuan.Ratusan warga sipil diperkirakan tewas atau terluka dalam sepekan terakhir, meskipun situasinya terus berubah-ubah dan jumlah korban yang pasti belum bisa dikonfirmasi, kata OCHA.Sejak eskalasi pertempuran di Suriah, sedikitnya 370.000 orang telah mengungsi, termasuk 100.000 orang yang mengungsi lebih dari satu kali. Sebagian besar dari para pengungsi adalah perempuan dan anak-anak, menurut kantor tersebut.OCHA mengatakan bahwa meskipun jumlah pastinya masih harus dikonfirmasi, mereka menerima laporan lebih dari 370 warga sipil tewas di Hama saja.
Foto yang diabadikan pada 4 Desember 2024 ini menunjukkan Kota Hama, Suriah tengah. (Xinhua/Str)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Korsel makin ‘menua’, jumlah warga berusia 100 tahun naik 172,4 persen
Indonesia
•
20 Aug 2026

Xi Jinping dianugerahi gelar Doktor Kehormatan dari King Saud University
Indonesia
•
09 Dec 2022

Muara Sungai Yangtze saksikan perbaikan ekologi
Indonesia
•
21 Nov 2022

PBMA resmikan klinik Mathla'ul Anwar Medika di Pandeglang
Indonesia
•
31 Jan 2025


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
