
Perdagangan China-ASEAN capai 18,63 kuadriliun rupiah, ‘marketplace AI’ pertama diluncurkan

Sejumlah orang mengunjungi area penjualan produk terkait AI dalam ajang Pameran China-ASEAN (China-ASEAN Expo) ke-23 di Nanning, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, pada 18 September 2026. (Xinhua/Cao Yiming)
Nanning, China (Xinhua/Indonesia Window) – Pameran China-ASEAN (China-ASEAN Expo) ke-23, yang sedang berlangsung di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan, meluncurkan sebuah tempat perantara jual beli daring (marketplace) kecerdasan buatan (AI) pertama dari jenisnya, sebuah langkah yang bertujuan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi digital dengan menghubungkan solusi AI China dengan kebutuhan ASEAN.
Pameran tahun ini, yang diselenggarakan pada 17-21 September, membuat terobosan baru dalam segmen AI dengan menghadirkan satu lokasi utama dan satu sublokasi, yang masing-masing menawarkan fokus berbeda, menurut penyelenggara acara.
Lokasi utama tersebut menampilkan berbagai teknologi mutakhir seperti model bahasa besar dan cip AI, sementara sublokasi tersebut menghadirkan lebih dari 400 produk dari 60 perusahaan yang dirancang khusus untuk pasar ASEAN, termasuk kacamata AI, robot pintar, serta perangkat rehabilitasi dan alat bantu perawatan. Baik pengunjung maupun pembeli dapat mencoba langsung produk-produk tersebut di lokasi dan melakukan pemesanan secara langsung.
Di sublokasi tersebut, perusahaan-perusahaan China seperti Huawei, iFlytek, dan Unitree Robotics memamerkan kemajuan terbaru dalam bidang kecerdasan berwujud (embodied intelligence), penerapan model AI besar, dan tata kelola perkotaan.
Sejumlah organisasi dari negara-negara ASEAN, termasuk Thailand dan Indonesia, juga memamerkan teknologi AI buatan dalam negeri di panggung yang sama.
Sublokasi untuk segmen AI ini akan tetap dibuka sepanjang tahun setelah pameran tersebut berakhir, menawarkan produk-produk AI konsumen asal China sepanjang tahun dan membantu mengubah ‘produk unggulan pameran’ menjadi dorongan yang berkelanjutan bagi produk-produk tersebut untuk mendunia.
"Kami tidak mengejar teknologi paling canggih ataupun jajaran produk terlengkap," ujar Lu Xinning, wakil kepala pemerintah daerah Guangxi. "Yang kami upayakan adalah keselarasan terbaik dengan ASEAN dan hasil nyata yang paling kokoh di lapangan."
Pameran ini juga untuk pertama kalinya menghadirkan area pameran yang menampilkan berbagai proyek dan kebutuhan aplikasi dari negara-negara ASEAN di sejumlah bidang seperti transportasi, logistik cerdas, AI, pengelolaan perkotaan, dan pengembangan kawasan industri.
Selain itu, area pameran keuangan menambah zona seluas 10.000 meter persegi yang didedikasikan untuk ‘AI Plus Finance’.
Dengan AI sebagai penghubung, pameran ini membangun ‘antarmuka super’ (super interface) bagi kerja sama ekonomi digital China-ASEAN. Langkah ini dilakukan seiring upaya China dan ASEAN untuk mempercepat implementasi Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas China-ASEAN 3.0 (China-ASEAN Free Trade Area 3.0 Upgrade Protocol), yang ditandatangani pada Oktober 2025 dan mencakup berbagai bidang seperti ekonomi digital serta pembangunan hijau.
Hubungan ekonomi antara China dan ASEAN terus menguat. Perdagangan bilateral melampaui angka 1 triliun dolar AS untuk pertama kalinya pada 2025, dengan total nilai mencapai 1,05 triliun dolar AS, naik 7,4 persen secara tahunan (year on year/yoy).
*1 dolar AS = 17.745 rupiah
Pada tujuh bulan pertama 2026, perdagangan antara kedua pihak mencapai 744,41 miliar dolar AS, meningkat 24,7 persen (yoy) dan mencakup 21,8 persen dari total perdagangan luar negeri China.
China tetap menjadi mitra dagang terbesar ASEAN selama 17 tahun berturut-turut, sementara ASEAN telah menjadi mitra dagang terbesar China selama enam tahun berturut-turut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sektor otomotif China terus catat momentum pertumbuhan
Indonesia
•
11 Nov 2022

Arus modal asing keluar Indonesia mencapai 0,75 miliar dolar AS
Indonesia
•
17 Sep 2020

Ekspor Korsel capai 1.743 triliun rupiah, didorong ledakan semikonduktor 828 triliun rupiah
Indonesia
•
02 Sep 2026

Singapura perkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 1 hingga 3 persen pada 2024
Indonesia
•
17 Feb 2024


Berita Terbaru

Perdagangan China-ASEAN tembus 17.753 triliun rupiah, investasi dua arah capai 9.054 triliun rupiah
Indonesia
•
21 Sep 2026

Fokus Berita – Punya 17.000 lebih pulau, Indonesia perkuat tata kelola laut bersama China
Indonesia
•
21 Sep 2026

Usia 16 defisit 59 juta rupiah, usia 45 surplus 25 juta rupiah: Begini siklus keuangan warga Korsel
Indonesia
•
19 Sep 2026

China geser strategi di Indonesia: Dari ekspor produk ke investasi dan manufaktur lokal
Indonesia
•
19 Sep 2026
