
China akan terus dorong perkembangan pesat industri antariksa komersial

Foto dari udara yang diabadikan pada 29 Desember 2023 ini menunjukkan landasan peluncuran No. 1 di situs peluncuran wahana antariksa komersial Hainan di Wenchang, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Guo Cheng)
Pengembangan industri antariksa komersial di Provinsi Hubei, China, mencakup kawasan industri roket komersial, lini produksi cerdas yang fleksibel untuk satelit kecil, platform data satelit terintegrasi untuk layanan publik, dan cip aplikasi navigasi BeiDou yang memiliki presisi tinggi.
Beijing, China (Xinhua) – China akan terus mendorong perkembangan industri antariksa komersial yang sehat dan pesat dengan menciptakan lingkungan yang baik serta memperluas skala industri, dengan pengawasan dan manajemen yang terstandardisasi, demikian disampaikan seorang pejabat senior Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada Rabu (17/4).Konferensi Kerja Ekonomi Pusat (Central Economic Work Conference) pada tahun lalu menyerukan untuk mengembangkan industri-industri emerging yang strategis seperti industri antariksa komersial, dan laporan kerja pemerintah pada tahun ini mengusulkan untuk secara aktif membangun industri antariksa komersial sebagai mesin pertumbuhan baru, yang menunjukkan bahwa industri antariksa komersial China telah memasuki tahap baru, ujar Lyu Bo, Wakil Direktur Departemen Rekayasa Sistem CNSA, dalam sebuah konferensi pers di Beijing.Saat ini, sembilan jenis wahana peluncuran komersial tersedia untuk layanan peluncuran, dan sejumlah perusahaan sedang membangun konstelasi yang terdiri dari sekitar 100 satelit, ujarnya, seraya menambahkan bahwa situs peluncuran komersial pertama China sedang dibangun.Konferensi pers tersebut membahas tentang Hari Antariksa China mendatang, yang jatuh pada 24 April. Acara utamanya akan diselenggarakan di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, China tengah.Dalam konferensi pers tersebut, Guo Bin, seorang pejabat pemerintah Provinsi Hubei, mengatakan bahwa total nilai output industri antariksa komersial dan industri terkait di provinsi itu mencapai 56 miliar yuan pada 2023.Terdapat lebih dari 300 perusahaan kedirgantaraan komersial dan industri terkait di Hubei, membentuk sebuah rantai industri lengkap yang mencakup pengembangan roket dan satelit, dukungan peralatan darat, serta layanan operasi satelit, ungkap Guo.Teknologi antariksa banyak digunakan dalam sumber daya alam, manajemen darurat, perlindungan ekologi, transportasi, pertanian, kehutanan, konservasi air, kota cerdas, dan bidang-bidang lainnya. Integrasi teknologi satelit komunikasi, navigasi, dan penginderaan jarak jauh dengan teknologi 5G dan kecerdasan buatan memiliki prospek yang luas untuk pengembangan, ujar Guo.Pejabat itu juga menjelaskan pengembangan industri antariksa komersial di provinsi tersebut, seperti kawasan industri roket komersial, lini produksi cerdas yang fleksibel untuk satelit kecil, platform data satelit terintegrasi untuk layanan publik, dan cip aplikasi navigasi BeiDou yang memiliki presisi tinggi.Yao Qing, seorang pejabat dari pemerintah Kota Wuhan, mengatakan kepada media bahwa Basis Industri Kedirgantaraan Nasional Wuhan bertujuan untuk mencapai pengembangan terkoordinasi dari seluruh rantai industri dengan berfokus pada wahana peluncuran baru, platform dan muatan satelit, produk darat dan terminal, internet satelit, internet berbasis ruang angkasa, dan bidang-bidang lainnya.*1 yuan = 2.245 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel temukan gading gajah raksasa berusia 500.000 tahun
Indonesia
•
02 Sep 2022

Robot pendamping berbasis AI yang dikembangkan perusahaan China tarik perhatian investor
Indonesia
•
15 Jan 2025

Peneliti China usulkan konsep pompa ekologis terumbu karang untuk fasilitasi studi
Indonesia
•
14 Aug 2023

Situs relik dari masa Dinasti Sui dan Tang berhasil ditemukan di Xi'an, China
Indonesia
•
08 Nov 2025


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
