
Situs relik dari masa Dinasti Sui dan Tang berhasil ditemukan di Xi'an, China

Foto dokumentasi yang diabadikan menggunakan 'drone' ini menunjukkan reruntuhan Tongyifang, kompleks permukiman bagi para pejabat tinggi dan tokoh terkemuka di Kota Chang'an yang terkenal pada masa dinasti Sui (581-618) dan Tang (618-907), di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China barat laut. (Xinhua/Akademi Arkeologi Shaanxi)
Situs relik di Xi'an, ibu kota Provinsi Shaanxi, China barat laut, mencakup lubang abu dan sumur yang berasal dari masa dinasti Sui (581-618) dan Tang (618-907).
Xi'an, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim arkeolog berhasil menemukan 25 situs relik di Xi'an, ibu kota Provinsi Shaanxi, China barat laut, dengan temuannya mencakup lubang abu dan sumur yang berasal dari masa Dinasti Sui (581-618) dan Tang (618-907), demikian diumumkan Akademi Arkeologi Shaanxi pada Kamis (6/11).Ekskavasi tersebut dilakukan oleh Akademi Arkeologi Shaanxi pada Oktober 2023 sebelum proyek konstruksi lokal di Distrik Beilin di kota tersebut. Situs relik tersebut diidentifikasi di dalam reruntuhan Tongyifang, kompleks permukiman bagi para pejabat tinggi dan tokoh terkemuka di Kota Chang'an yang terkenal pada masa Dinasti Sui dan Tang.Total 27 situs relik kuno ditemukan dalam ekskavasi tersebut, yang terdiri dari 21 lubang abu, lima sumur, dan satu parit, dengan 25 di antaranya dikonfirmasi berasal dari era Dinasti Sui dan Tang.Sebanyak 73 potongan atau set artefak juga berhasil digali, sebagian besar berupa keramik dan komponen arsitektur, bersama dengan beberapa koin tembaga, objek besi, dan kerang.Temuan-temuan ini memberikan informasi baru yang sangat penting untuk memahami tata letak dan evolusi kawasan permukiman di kota kuno Chang'an. Keramik-keramik yang berhasil digali tersebut memberikan material baru bagi penelitian mengenai kehidupan sosial pada masa Dinasti Sui dan Tang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Populasi panda liar di China meningkat jadi hampir 1.900 ekor
Indonesia
•
25 Jan 2024

Katalog keanekaragaman hayati China berisi 162.717 spesies dan infraspesies, termasuk capung dan cacing tanah
Indonesia
•
26 May 2025

COVID-19 - Peneliti UEA dapat paten pengobatan COVID-19 dengan sel induk baru
Indonesia
•
10 Jun 2020

Arab Saudi buka pendaftaran kompetisi teknologi layanan haji dan umroh
Indonesia
•
25 Feb 2022


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
