
Ketua IAEA sebut tak ada akumulasi uranium pengayaan tinggi di Iran

Presiden Iran Ebrahim Raisi (kanan) bertemu dengan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) Rafael Grossi di Teheran, Iran, pada 4 Maret 2023. (Xinhua/Situs Web Kepresidenan Iran)
Pengayaan uranium Iran yang dilaporkan "berada tepat di bawah (level) yang diperlukan untuk sebuah senjata nuklir," tak ditemukan oleh para petugas inspeksi Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA).
Wina, Austria (Xinhua) – Tidak ada "produksi" atau "akumulasi" uranium pengayaan tinggi yang ditemukan oleh para petugas inspeksi Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) di Iran, kata Rafael Grossi, direktur jenderal lembaga tersebut, pada Senin (6/3).Pernyataan itu disampaikan Grossi di sela-sela pertemuan Dewan Gubernur IAEA, menyusul laporan Bloomberg pada 19 Februari yang mengeklaim bahwa para petugas inspeksi IAEA di Iran telah mendeteksi partikel uranium yang diperkaya ke level yang "berada tepat di bawah (level) yang diperlukan untuk sebuah senjata nuklir."Otoritas Iran menepis laporan semacam itu dalam beberapa hari terakhir, menggarisbawahi tujuan damai dari program nuklirnya.
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian (kedua dari kiri) bertemu dengan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) Rafael Grossi (kedua dari kanan) di Teheran, Iran, pada 4 Maret 2023. (Xinhua/Kementerian Luar Negeri Iran)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran gabung dengan Rusia dan China dalam badan keamanan SCO
Indonesia
•
15 Sep 2022

1.000 lebih penerbangan di AS dibatalkan gara-gara pemerintah lumpuh
Indonesia
•
09 Nov 2025

COVID-19 – PBB adopsi resolusi Saudi perangi pandemik dengan kerja sama global
Indonesia
•
13 Sep 2020

Kedubes Iran sebut terbunuhnya Sekjen Hizbullah Nasrallah ancam perdamaian dan keamanan dunia
Indonesia
•
01 Oct 2024


Berita Terbaru

AS dan Iran teken MoU secara Elektronik untuk akhiri perang
Indonesia
•
16 Jun 2026

KTT G7 dibuka di tengah gelombang unjuk rasa besar-besaran
Indonesia
•
16 Jun 2026

Feature – Kesepakatan damai tercapai, warga Teheran masih menunggu bukti perdamaian
Indonesia
•
16 Jun 2026

KTT G7 akan bahas krisis geopolitik di tengah meningkatnya perpecahan
Indonesia
•
15 Jun 2026
