
‘Cash flow’ Mesir anjlok, Terusan Suez rugi miliaran dolar AS imbas ketegangan kawasan

Sebuah kapal berlayar di Teluk Suez, Mesir, pada 8 Oktober 2024. (Xinhua/Sui Xiankai)
Pendapatan Terusan Suez, sumber utama mata uang asing bagi Mesir, merosot sekitar 9 miliar dolar AS selama dua tahun terakhir karena lingkungan regional yang menantang.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Pendapatan Terusan Suez, sumber utama mata uang asing bagi Mesir, merosot sekitar 9 miliar dolar AS selama dua tahun terakhir karena lingkungan regional yang menantang, kata Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi pada Jumat (26/9).* 1 dolar AS = 16.752 rupiahBerbicara di Akademi Militer Mesir di Ibu Kota Administratif Baru Mesir, Sisi mengatakan kerugian tersebut sebenarnya bisa menjadi dorongan positif yang signifikan bagi kemajuan ekonomi Mesir.Namun, Sisi meyakinkan bahwa kondisi ekonomi negara membaik secara bertahap meskipun terkena dampak finansial yang besar terkait terusan tersebut.Dia juga menyerukan pembelajaran dari keberhasilan negara lain dalam menghadapi situasi sulit, yang menurutnya memerlukan kombinasi "tekad kuat, kerja keras, dan kesabaran."Terusan Suez merupakan jalur air buatan di Mesir yang membentang dari Port Said hingga Suez dan menghubungkan Laut Mediterania dengan Laut Merah. Pada April 2025, Otoritas Terusan Suez, yang mengelola jalur air tersebut, menyatakan bahwa terusan tersebut menghasilkan pendapatan tahunan sebesar 4 miliar dolar pada 2024, turun dari rekor tertinggi sepanjang sejarah sebesar 10,3 miliar dolar pada 2023.Sejak November 2023, Laut Merah, salah satu rute perdagangan tersibuk di dunia, telah melaporkan serangan berulang kali terhadap pengiriman komersial. Serangan-serangan ini dikaitkan dengan kelompok Houthi Yaman, yang menyatakan bahwa operasi mereka bertujuan menekan Israel dan sekutunya sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina di tengah konflik Gaza.Serangan-serangan tersebut meningkatkan kekhawatiran akan keamanan pelayaran, sehingga beberapa perusahaan terpaksa mengalihkan rute kapal mereka melalui perairan sekitar Afrika.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi merger perusahaan perjalanan umroh dengan syarat
Indonesia
•
21 Sep 2020

Indonesia-Australia jajaki peluang bisnis baru dalam kemitraan komprehensif
Indonesia
•
23 Sep 2019

Kota pesisir Fethiye di Turkiye siap sambut wisatawan China
Indonesia
•
12 Jan 2023

OPEC+ sepakati peningkatan produksi minyak mentah pada Juli 2022
Indonesia
•
03 Jun 2022


Berita Terbaru

Kuwait bangkit! Produksi minyak akan tembus 2 juta barel per hari setelah konflik mereda
Indonesia
•
19 Jun 2026

Meski Selat Hormuz dibuka, harga minyak diprediksi tak langsung turun, ini penyebabnya!
Indonesia
•
18 Jun 2026

Feature – Tinggalkan Under Armour, Stephen Curry gandeng Li-Ning! Fans Indonesia langsung heboh
Indonesia
•
18 Jun 2026

Wuling kerja sama dengan perusahaan penyewaan mobil MPMRent untuk pasok 50 unit EV
Indonesia
•
18 Jun 2026
